Daftar Pembimbing dan Penguji TA Mahasiswa D3 Akuntansi Angkatan 2014

Berikut kami sampaikan Daftar Pembimbing dan Penguji Tugas Akhir (TA) mahasiswa D3 Akuntansi Angkatan 2014:
DAFTAR PEMBIMBING-PENGUJI D3 AKUNTANSI 2014

Dipublikasi di Daftar Pembimbing/Penguji Skripsi/TA/KKN A | Tinggalkan Komentar

PENGUMUMAN

Berikut kami sampaikan pengumuman pendaftaran wisuda:

Dipublikasi di Pengumuman | Tinggalkan Komentar

Industri Sepakbola: Pengelolaan dan Akuntabilitas Keuangan (Studi Kasus pada Klub Sepakbola Arema Cronus)

Suwandi, Adien Setya. 2016. Industri Sepakbola: Pengelolaan dan Akuntabilitas Keuangan (Studi Kasus pada Klub Sepakbola Arema Cronus). Skripsi, Jurusan Akuntansi. Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M.Si., Ak. (II) Sulastri, S.Pd., M.SA.

Kata Kunci: Industri, sepakbola, pengelolaan, akuntabilitas
Industri sepakbola merupakan bentuk perkembangan dari sepakbola yang mulai merambah pada aspek ekonomi. Saat ini sepakbola bukan hanya sekedar olahraga, melainkan menjadi suatu bisnis yang dapat memberikan keuntungan. Sepakbola di Indonesia kini berada dalam masa transisi menuju industri sepakbola. Semua klub termasuk salah satunya Arema Cronus mulai merasakan dampak perkembangan industri sepakbola yang terjadi di Indonesia. Era industri sepakbola yang paling terlihat adalah dengan adanya pengelolaan klub yang bersifat profesional dan adanya komodifikasi pada pemain sepakbola. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami Arema Cronus sebagai industri sepakbola, serta memahami pengelolaan keuangan dan akuntabilitas yang dilakukan Arema Cronus.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data yang digunakan adalah multiple resource dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sebagai instrumen penelitiannya adalah peneliti sendiri (human instrument) yang berfungsi menetapkan fokus penelitian, memilih informan sebagai sumber data, melakukan pengumpulan data, menilai kualitas data, analisis data, menafsirkan data dan membuat kesimpulannya atas temuannya. Lokasi untuk penelitian ini berada di kantor manajemen Arema Cronus Jl. Kertanegara No 7 Kota Malang. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara deskriptif yang didasarkan pada analisis kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian, Arema Cronus adalah salah satu klub sepakbola di Indonesia yang telah memanfaatkan sepakbola sebagai sarana bisnis untuk memperoleh suatu keuntungan. Arema Cronus terus berbenah menuju pengelolaan yang profesional. Pengelolaan keuangan adalah tuntutan dalam perkembangan di industri sepakbola. Arema Cronus melakukan pengelolaan keuangan agar manajemen klub dapat mengambil suatu keputusan dalam menentukan tujuan yang harus dicapai. Pengelolaan keuangan mengharuskan Arema Cronus melakukan akuntabilitas kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan laporan keuangan Arema Cronus. Arema Cronus juga melakukan kegiatan sosial sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat secara umum.

Dipublikasi di Abstrak | Tinggalkan Komentar

Persepsi Calon Guru Akuntansi Tentang Kesiapannya Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Rini, Bety Dian. 2016. Persepsi Calon Guru Akuntansi Tentang Kesiapannya Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Nujmatul Laily, S.Pd., M.SA., (II) Sulastri, S.Pd., M.SA.

Kata Kunci: persepsi, calon guru akuntansi, masyarakat ekonomi ASEAN (MEA), kompetensi guru

Diresmikannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), sedikit banyak akan berdampak pada dunia pendidikan. Khususnya lapangan pekerjaan menjadi seorang guru bagi calon guru akuntansi. Penelitian ini dilakukan untuk menggali informasi, sejauh mana persiapan calon guru akuntansi dalam menghadapi MEA melalui empat kompetensi guru yang dimilikinya. Keempat kompetensi tersebut adalah kompetensi Pedagogik, kompetensi Kepribadian, kompetensi Profesional, dan kompetensi Sosial. Praktik calon guru akuntansi dalam mengembangkan keempat kompetensi guru tersebut dapat diketahui ketika melaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif berbentuk studi kasus yang dipaparkan secara deskriptif melalui wawancara mendalam. Informasi dalam penelitian ini diperoleh dari informan utama dan informan pendukung. Informan utama adalah dua puluh mahasiswa selaku calon guru akuntansi. Sedangkan informan pendukung adalah tiga dosen selaku pembimbing di kampus, empat guru pamong selaku pembimbing di sekolah latihan, serta dua siswa yang pernah dididik. Tempat penelitian berada di kampus dan tiga sekolah SMK di Kabupaten Malang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, diantara empat kompetensi guru tersebut, kompetensi Pedagogik yang paling dominan. Karena kompetensi tersebut memang menjadi landasan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru dalam mendidik siswa sebelum memenuhi tiga kompetensi yang lain. Selanjutnya, langkah calon guru akuntansi untuk meningkatkan keempat kompetensi guru dalam menghadapi MEA adalah bersikap optimis, meningkatkan kualitas diri, memperdalam bahasa Inggris, serta mengikuti Sertifikasi Guru.

Dipublikasi di Abstrak | Tinggalkan Komentar

Dana Perimbangan dan Belanja Modal Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Kasus pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur Tahun 2011-2013)

Amrullah, Muhammad Helmi. 2016. Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan dan Belanja Modal Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Kasus pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur Tahun 2011-2013). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si., Ak, CA. (II) Dr. Eka Ananta S, S.E., M.M., Ak, CA.

Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, Belanja Modal, Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah.

Pemerintah Daerah adalah pihak yang mempunyai wewenang dalam mengelola dan mempertanggungjawabkan sumber daya melalui laporan keuangan daerah. Sumber pendapatan daerah merupakan cerminan kemampuan suatu daerah dalam menggali sumber pendapatan daerahnya. Semakin besar perolehan pendapatan daerah maka semakin tinggi pula kinerja keuangan pemerintah daerah agar tercipta suatu pemerintah yang baik. Pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Melakukan pengukuran kinerja keuangan merupakan hal yang tepat untuk mengetahui kinerja keuangan dalam suatu pemerintahan daerah. Salah satu alat untuk mengukur kinerja keuangan pemerintah daerah yaitu analisis rasio keuangan dengan menggunakan rasio efisiensi keuangan daerah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbambangan dan Belanja Modal Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan populasi laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur yang terdiri dari 29 Kabupaten dan 9 Kota yang telah memiliki data realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah periode 2011-2013. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis kuantitatif dengan model regresi linear berganda.
Hasil penelitian ini menunujukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh negatif dan Dana Perimbangan tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah, sedangkan Belanja Modal berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Berdasarkan hasil koefisien determinasi (Adjusted r Square) sebesar 17,6%. Variabel dalam penelitian dapat mempengaruhi kinerja keuangan pemerintah daerah dan sisanya 82,4% dipengaruhi oleh variabel lain. Saran yang dapat diberikan, yaitu untuk penelitian selanjutnya agar dapat menggunakan variabel independen yang lain dan lebih banyak sehingga hasil penelitian dapat lebih akurat. Serta diharapkan untuk menggunakan pengukuran variabel yang lain dalam mengukur kinerja keuangan pemerintah daerah.

Dipublikasi di Abstrak | Tinggalkan Komentar

Proses Penganggaran pada Koperasi (Studi Kasus pada Koperasi Serba Usaha Anugrah Kabupaten Blitar)

Dianza, Rheva Lucky Argha. 2016. Proses Penganggaran pada Koperasi (Studi Kasus pada Koperasi Serba Usaha Anugrah Kabupaten Blitar). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M.Si., Ak. (II) Dr. Sunaryanto, M.Ed.

Kata Kunci: penyusunan anggaran
Penganggaran mempunyai peran penting dalam hal perencanaan, pengendalian, dan sebagai pedoman pelaksanaan pekerjaan, untuk mencapai tujuan bersama. Penyusunan anggaran sangat penting dipelajari sebagai salah satu alat utama yang digunakan dalam sistem pengendalian manajemen. Subjek dalam penelitian ini adalah Koperasi Serba Usaha Anugrah Kabupaten Blitar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses penganggaran pada KSU Anugrah.
Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan studi kasus. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini dengan wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman dengan melakukan analisis data kualitatif secara interaktif dan terus- menerus secara tuntas sehingga datanya jenuh. Aktifitas data ini meliputi: (1) pengumpulan data; (2) reduksi data; (3) display atau penyajian; dan (4) conclusion atau pengambilan kesimpulan.
Hasil penelitian ini diperoleh simpulan sebagai berikut. Pertama, anggaran yang disusun KSU Anugrah meliputi AD/ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga), anggaran tahunan yang terdiri dari RK (Rencana Kerja) dan RAPBK (Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi), serta anggaran keuangan yang terdiri dari anggaran kas, anggaran kewajiban, dan anggaran modal sendiri. Kedua, pengurus yang mempunyai tugas untuk menyusun rancangan anggaran yang akan disahkan pada rapat anggota, yang akan menjadi anggaran resmi koperasi. Ketiga, pengurus hanya menggunakan satu jenis pendekatan penyusunan anggaran yakni pendekatan tradisional atau line item budgeting. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan pengurus terkait dengan penyusunan anggaran.
Berdasarkan temuan tersebut, disarankan kepada pihak pengurus KSU Anugrah untuk meningkatkan pengetahuan tentang penyusunan anggaran. Hal ini dimaksudkan agar pengurus tidak hanya menyusun anggaran menggunakan satu pendekatan saja, akan tetapi agar bisa memilih pendekatan mana yang paling sesuai dan efektif bagi KSU Anugrah.

Dipublikasi di Abstrak | Tinggalkan Komentar

Makna Aset Bersejarah (Heritage Asset) pada Museum Keraton Sumenep

Adytia, Reza. 2016. Makna Aset Bersejarah (Heritage Asset) pada Museum Keraton Sumenep. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M.Si., Ak. (II) Hj. Yuli Widi Astuti, S.E., M.Si., Ak.

Kata Kunci: Akuntansi, Aset Bersejarah, CaLK, Museum Keraton Sumenep, Disparpora Sumenep.

Aset bersejarah adalah suatu aset yang dimiliki oleh daerah yang didalamnya terdapat unsur sejarah dan budaya. Aset bersejarah merupakan aset yang dimaksudkan untuk dilestarikan sebagai kepercayaan generasi masa depan karena berhubungan dengan budaya, lingkungan, atau sejarahnya. Aset bersejarah memiliki peranan penting dalam pengembangan budaya bangsa, sehingga pelestarian harus dilakukan.
Penelitian ini menggunakan studi fenomenologi dan bertujuan untuk mengetahui (1) makna dari aset bersejarah menurut beberapa informan (2) akuntansi yang diterapkan untuk aset bersejarah. Penelitian dilakukan di Museum Keraton Sumenep. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari wawancara langsung dengan informan. Data yang dianalisis adalah hasil wawancara langsung dengan pihak Museum Keraton Sumenep, Disparpora, Tokoh Masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Museum Keraton Sumenep.
Setelah dilakukan analisis data, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) makna dari Museum Keraton Sumenep merupakan suatu tempat penyimpanan barang yang memiliki nilai sejarah serta memberi wawasan bagi generasi muda tentang perjuangan dari para pahlawan di jaman dahulu (2) pihak Museum Keraton dan Disparpora telah menerapkan standar yang sesuai dengan PSAP 07.
Saran yang dapat diberikan berkaitan dengan temuan yang telah diperoleh adalah (1) melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang kelestarian dari barang bersejarah (2) melakukan sosialisasi kepada pegawai tentang pencatatan keadaan dari barang bersejarah.

Dipublikasi di Abstrak | Tinggalkan Komentar

Pengaruh Kemampuan Matematika dan Kemampuan Interpersonal terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Malang dengan Efikasi Diri sebagai Variabel Pemoderasi

Wahyuningsih, Tri. 2016. Pengaruh Kemampuan Matematika dan Kemampuan Interpersonal terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Malang dengan Efikasi Diri sebagai Variabel Pemoderasi. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. H. Tuhardjo, S.E., M.Si., Ak, (2) Dr. Suparti, M.P.

Kata Kunci: Kemampuan Matematika, Kemampuan Interpersonal, Efikasi Diri, Prestasi Akademik

Program Studi S1 Pendidikan Akuntansi memiliki misi menyelenggarakan pendidikan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang profesional dan berkualitas di bidang pendidikan akuntansi. Oleh karena itu, mahasiswa harus memahami akuntansi dengan baik. Prestasi akademik merupakan tolak ukur keberhasilan mahasiswa selama mengikuti perkuliahan, dalam penelitian ini prestasi akademik yang digunakan adalah Indeks Prestasi Pengantar Akuntansi I, Pengantar Akuntansi II, Akuntansi Keuangan Menengah I, Akuntansi Keuangan Menengah II, dan Akuntansi Keuangan Lanjuatan I. Prestasi akademik dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kemampuan matematika, kemampuan interpersonal, dan efikasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan matematika dan kemampuan interpersonal terhadap prestasi akademik dengan efikasi diri sebagai variabel moderator.
Penelitian ini merupakan penelitian eksplanasi.Variabel penelitian yang digunakan adalah kemampuan matematika, kemampuan interpersonal, prestasi akademik, dan efikasi diri. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Malang angkatan 2013 yang berjumlah 176 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel adalah teknik proportional random sampling dengan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh jumlah sampel 122 mahasiswa. Teknik analisis yang digunakan adalah Moderated Regression Analysis (MRA).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan matematika dan kemampuan interpersonal berpengaruh secara langsung terhadap prestasi akademik dengan memberikan kontribusi sebesar 2,6% dan 15,5%. Efikasi diri sebagai variabel moderator dapat memperkuat pengaruh kemampuan matematika dan kemampuan interpersonal terhadap prestasi akademik dengan memberikan kontribusi sebesar 10,5% dan 20,8%. Variabel efikasi diri merupakan jenis moderator semu. Prestasi akademik akan meningkat jika dipengaruhi oleh kemampuan matematika dan kemampuan interpersonal serta dapat diperkuat oleh efikasi diri.
Penelitian ini memiliki keterbatasan berupa (a) materi matematika yang dikaitkan dengan materi akuntansi hanya sebagian kecil dari konsep matematika (b) kuesioner yang dibuat peneliti tidak mengakomodasi penjelasan di luar perihal yang ditanyakan. Disarankan bagi Jurusan Akuntansi menambah mata kuliah matematika, dan bagi peneliti selanjutnya untuk menambah materi matematika yang berkaitan dengan akuntansi, serta dapat menambahkan teknik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara agar hasil penelitian lebih akurat.

Dipublikasi di Abstrak | Tinggalkan Komentar

Pengaruh Kondisi sosial Ekonomi Orang Tua dan Motivasi Belajar terhadap Minat Siswa SMK untuk Melanjutkan ke Perguruan Tinggi (Studi Kasus di SMK Negeri 1 Grati Kelas XII)

Heraningtyas, Yolanda. 2016. Pengaruh Kondisi sosial Ekonomi Orang Tua dan Motivasi Belajar terhadap Minat Siswa SMK untuk Melanjutkan ke Perguruan Tinggi (Studi Kasus di SMK Negeri 1 Grati Kelas XII). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Progran Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Dr. H. Tuhardjo, S.E., M.Si., Ak (2) Dr. H. Cipto Wardoyo, S.E., M.Pd., M.Si., Ak., CA
Kata Kunci : Kondisi Sosial Ekonomi Orang Tua , Motivasi Belajar, Minat Melanjutkan ke Perguruan Tinggi
Siswa SMK Negeri 1 Grati memiliki minat untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi yang berbeda-beda. Minat dapat dipengaruhi oleh faktor intern dan ekstern. Di antara kedua faktor tersebut terdapat variable-variabel di dalamnya yang turut mempengaruhi minat siswa untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi, yaitu kondisi sosial ekonomi orang tua (faktor ekstern) dan motivasi belajar (faktor intern). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kondisi sosial ekonomi orang tua dan motivasi belajar terhadap minat siswa SMK Negeri 1 Grati kelas XII untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian eksplanatory research. Populasi peda penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII di SMK Negeri 1 Grati sebanyak 499 siswa dan sampelnya sebanyak 83 siswa dengan Teknik proposional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala likert.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa :(1) kondisi sosial ekonomi orang tua berpengaruh positif signifikan terhadap minat siswa SMK Negeri 1 Grati Kelas XII untuk melanjutkan ke Pergutuan Tinggi; (2) motivasi belajar berpengatuh positif signifikan terhadap minat siswa SMK Negeri 1 Grati Kelas XII untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi.
Saran yang disampaikan penulis adalah (1) bagi guru hendaknya selalu memotivasi siswa dan badi pihak sekolah sebaiknya juga memberikan fasilitas yang memadai; (2) bagi orang tua hendaknya memotivasi siswa dan memenuhi kebutuhan belajar siswa, dan (3) bagi siswa diharapkan untuk meningkatkan motivasi belajar agar dapat timbul keinginan atau dorongan dari dalam diri untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya dengan cara melanjutkan ke Perguruan
Tinggi.

Dipublikasi di Abstrak | Tinggalkan Komentar

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akuntansi Perusahaan Dagang Di SMKN 1 Ponorogo

Tridiyatmoko, Angga. 2016. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akuntansi Perusahaan Dagang Di SMKN 1 Ponorogo.Skripsi, Jurusan Akuntansi FE Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sunaryanto, M.Ed. (2) Dr. Eka Ananta Sidharta, S.E., M.M. Ak. CA.
Kata Kunci: Model pembelajaran problem based learning, motivasi belajar, hasil belajar.
Pembelajaran akuntansi di SMK Negeri 1 Ponorogo umumnya masih menggunakan pembelajaran yang konvensional, sehingga dalam proses pembelajarannya guru berperan sebagai pusat pembelajaran. Masalah yang dihadapi siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran konvensional, Oleh karena itu untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan inovasi dan kreativitas guru dalam memilih dan menerapkan model pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan adalah model pembelajaran problem based learning. Pemilihan model pembelajaran ini didasarkan pada sintaknya yang menuntun siswa aktif, kreatif di dalam kelas sehingga diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan hasil belajar antara siswa yang pembelajaranya menggunakan model pembelajaran problem based learning dengan siswa yang model pembelajaranya menggunakan metode konvensional.
Rancangan penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Experimental) dengan desain penelitian pretest-posttest control group desain. Dengan latar dan subjek penelitian siswa kelas XI AK 1 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 39 dan XI AK 2 sebagi kelas eksperimen dengan jumlah siswa 39, teknik pengumpulan data yang dipakai adalah pre test dan post test, instrumen penelitian ini menggunakan tes dan angket, sedangakan analisis data menggunakan analisis data deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Uji hipotesis yang digunakan untuk kedua variabel dependent adalah uji –t dua pihak pada taraf signifikansi α= 0,05.
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) model pembelajaran problem based learning berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Hal ini didukung dengan adanya perbedaan motivasi belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dan rata-rata skor motivasi belajar siswa kelas ekperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. (2) model pembelajaran problem based learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hal ini didukung dengan adanya perbedaan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dan rata rata skor gain score kelas ekperimen lebih tinggi dari kelas kontrol.

Dipublikasi di Abstrak | Tinggalkan Komentar