Jadwal Ujian Semester Gasal 2016/2017 Periode I

Berikut kami sampaikan Jadwal Ujian Semester Gasal 2016/2017 Periode I:
JADWAL UJIAN SEMESTER GASAL 2016-2017 PERIODE I

Peserta Ujian WAJIB membagikan draft dan undangan secara KUMULATIF dengan ketentuan sebagai berikut:
Ketentuan Pembagian Draft dan Undangan – Periode I

Dipublikasi di Jadwal Ujian Skripsi/Proposal/TA | Tinggalkan Komentar

PENGUMUMAN

Bagi mahasiswa yang nilai KKN Alternatifnya belum terinput di siakad online (nilai “E”) harap segera menyerahkan berkas KKN Alternatif ke Jurusan Akuntansi paling lambat tanggal 7 Oktober 2016.
Berikut daftar nama mahasiswa yang BELUM menyerahkan berkas KKN Alternatif:

Dipublikasi di Pengumuman | Tinggalkan Komentar

Kuliah Tamu Jurusan “Tax Amnesty”

Pada hari Jumat, 9 September 2016 bertempat di R. Aula D4 Lantai 4 Jurusan Akuntansi FE UM mengadakan Kuliah Tamu “Tax Amnesty” dengan pembicara Dr. Elia Mustikasari, M.Si, Ak., CA., CMA., BKPA (Dosen Unair). Peserta kuliah tamu adalah semua dosen Akuntansi, mahasiswa akuntansi pengampuh mata kuliah perpajakan sejumlah 6 kelas, HMJ Akuntansi dan sejumlah undangan guru-guru dari MGMP.
Melalui kuliah tamu yang mengangkat tema Tax Amnesty ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa akuntansi mengenai Tax Amnesty dan penerapannya.

Dipublikasi di Kegiatan Jurusan | Tinggalkan Komentar

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Pembelajaran Kontekstual (Contextual Learning) Bermuatan Pendidikan Karakter pada Mata Pelajaran Akuntansi Perusahaan Manufaktur di SMK Negeri 1 Turen

Wahyuni, Sri. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Pembelajaran Kontekstual (Contextual Learning) Bermuatan Pendidikan Karakter pada Mata Pelajaran Akuntansi Perusahaan Manufaktur di SMK Negeri 1 Turen. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Sulastri, S.Pd., M.SA. (2) Diana Tien Irafahmi, S.Pd, M.Ed.

Kata Kunci: bahan ajar, pembelajaran kontekstual, bermuatan pendidikan karakter.

Perkembangan pendidikan adalah hal yang seharusnya terjadi sejalan dengan perubahan budaya kehidupan. Wujud dari perkembangan ini adalah dengan perbaikan kurikulum yaitu dengan penerapan kurikulum 2013. Dalam kurikulum 2013 pembelajaran yang harus dikembangkan adalah pembelajaran yang diarahkan untuk mendorong siswa mencari tahu bukan hanya memberi tahu yaitu pembelajaran yang aktif dan konstruktif. Oleh sebab itu, pembelajaran harus didesain dengan pendekatan belajar kontekstual. Selain itu pendidikan karakter juga merupakan hal yang penting dalam implementasi kurikulum 2013. Oleh karena itu diperlukan pengembangan bahan ajar berbasis pembelajaran kontekstual bermuatan pendidikan karakter.
Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar berbasis pembelajaran kontekstual bermuatan pendidikan karakter pada mata pelajaran akuntansi perusahaan manufaktur yang layak dan valid untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan yang dilakukan oleh Thiagarajan yakni model 4D yang telah dimodifikasi menjadi 3D yaitu pendefinisian (define), perancangan (desain), dan pengembangan (develop). Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket validasi oleh ahli materi, ahli pengembangan bahan ajar, dan uji pengembangan pada pengguna terbatas. Jenis data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan penilaian bahan ajar ini memperoleh rata-rata sebesar 88,16%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian pengembangan berupa bahan ajar ini sangat valid atau layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Saran dalam penggunaan produk ini diharapkan guru memberikan pendampingan dan bimbingan dalam menyelesaikan tugas observasi pada perusahaan manufaktur di sekitar lingkungan siswa yang berbeda-beda. Hal ini dilakukan agar tercapai persepsi atau kesimpulan yang benar atas tugas yang dikerjakan.

Dipublikasi di Abstrak | Tinggalkan Komentar

Pengembangan MANSAE (Making Accounting Newbies to Study Accounts Easily) sebagai Media Pembelajaran Akun-akun untuk Siswa SMK Jurusan Akuntansi

Firdausi, Devi Nur Rahmawati. 2016. Pengembangan MANSAE (Making Accounting Newbies to Study Accounts Easily) sebagai Media Pembelajaran Akun-akun untuk Siswa SMK Jurusan Akuntansi. Skripsi, Program Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hj. Endang Sri Andayani, S.E. M.Si., Ak., (II) Dr. Eka Ananta Sidharta, S.E., M. M. C.A.

Kata Kunci: media, mansae, akun

Seseorang yang melakukan penjurnalan akuntansi harus menguasai 4 (empat) kompetensi, antara lain: (1) menghafalkan nama-nama akun; (2) memahami arti, batasan, dan karakteristik tiap akun tersebut; (3) memahami mekanisme pendebitan dan pengkreditan; serta (4) memahami penempatan tiap akun dalam laporan posisi keuangan dan laba rugi. Oleh karena itu dibutuhkan media pembelajaran utuk membantu menguasai kompetensi-kompetensi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan MANSAE (Making Accounting Newbies to Study Accounts Easily) sebagai media pembelajaran akun-akun untuk siswaSMK jurusan akuntansi. MANSAE berisi materi mengenai istilah akun dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, saldo normal akun, pengelompokan akun, klasifikasi akun dalam laporan keuangan, informasi singkat mengenai akun, dan pengaruh transaksi keuangan perusahaan jasa terhadap perubahan akun.
Penelitian ini menggunakan metode pengembangan yang mengadaptasi langkah-langkah dari Borg & Gall. Langkah-langkah yang dilaksanakan adalah analisis kebutuhan, pengembangan produk, uji validitas produk, revisi produk I, uji pengguna terbatas, revisi produk II dan produk akhir. Uji validitas produk dilakukan oleh ahli media dan ahli materi, sementara untuk uji pengguna terbatas dilakukan oleh siswa kelas X Akuntansi SMKN 1 Turen. Data yang diperoleh ada 2 (dua) jenis, yaitu: (1) data kuantitatif dari penilaian angket dengan skala 1 sampai 5; dan (2) data kualitatif dari saran, komentar, maupun kritik yang diberikan oleh validator. Data kuantitatif dianalisis menggunakan teknik deskripsi persentase, sementara data kualitatif dengan metode penarikan kesimpulan.
Media MANSAE mendapatkan penilaian dari ahli media sebesar 97,61%, dari ahli materi sebesar 88,70%, dan dari pengguna terbatas sebesar 95,50%. Rata-rata dari ketiga penilaian tersebut adalah 93,94%, yang artinya bahwa media MANSAE dari segi aplikasi, surface features, language and grammar, subject matter, dan offline material sudah sesuai dan layak digunakan sebagai media pembelajaran akun-akun untuk pemula di bidang akuntansi.
Secara umum media MANSAE sudah layak dan menarik untuk digunakan sebagai media pembelajaran, namun belum ada fitur add untuk menambahkan akun baru dan fitur edit untuk menyunting jika ada kesalahan terhadap penjelasan akun. Selain itu, untuk penelitian selanjutnya diharapkan untuk megembangkan dalam platform lain, seperti J2ME, Blackberry, iOS, dan Windows Phone.

Dipublikasi di Abstrak | Tinggalkan Komentar

Pengaruh Persepsi Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi terhadap Partisipasi Penyusunan Anggaran di Kabupaten Pasuruan

Maharani, Nindia. 2016. Pengaruh Persepsi Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi terhadap Partisipasi Penyusunan Anggaran di Kabupaten Pasuruan. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M.Si., Ak, (II) Dr. Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si., Ak. CA.

Kata Kunci : Persepsi Gaya Kepemimpinan, Budaya Organisasi dan Partisipasi Penyusunan Anggaran.

Wacana tentang good governance (pemerintahan yang baik) saat ini sangat marak dibicarakan. Masyarakat menuntut agar sistem pengelolaan daerah dan pengelolaan keuangan dapat dijalankan secara transparan dan tanggungjawab. Dengan semakin meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, pemerintah pun terdorong untuk mengembangkan dan menerapkan sistem pertanggungjawaban yang jelas, tepat waktu, teratur dan efektif. Mengelola anggaran secara ekonomis, efisien dan efektif dilakukan dengan cara membagi waktu secara proporsional untuk satuan kerja atas dan bawahan. Agar anggaran itu tepat waktu dan tepat sasaran maka diperlukan kerjasama yang baik antara bawahan dan atasan dalam penyusunan anggaran. Namun dalam kenyataannya penyusunan anggaran mengalami keterlambatan. Pemerintah daerah sering kali tidak bisa tepat waktu dalam menyusun anggaran.
Penelitian ini diakukan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Pasuruan. Data yang digunakan diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Model analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Pengujian kualitas data yang digunakan adalah uji validitas data dan reliabilitas data. Pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji signifikan partisial (uji-t).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi gaya kepemimpinan yang berorientasi hubungan mampu mempengaruhi partisipasi PPTK dalam penyusunan anggaran karena gaya kepemimpinan ini bersifat memotivasi, saling percaya, saling menghormati dan bersahabat. Selain itu budaya oraganisasi yang tinggi juga mampu mempengaruhi partisipasi PPTK dalam penyusunan anggaran karena budaya organisasi bisa memengaruhi cara kerja dan berperilaku para anggota organisasi dalam berpartisipasi penyusunan anggaran.
Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa persepsi gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap partisipasi penyusnan anggaran dan budaya organisasi berpengaruh terhadap partisipasi penyusunan anggaran.
Dari penelitian ini penulis memberikan saran yaitu sebaiknya melakukan penelitan kualitatif dengan wawacara dan pengamatan langsung kepada responden dan penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas variabel-variabel lain.

Dipublikasi di Abstrak | Tinggalkan Komentar

Pengumuman Pendaftaran Ujian untuk Semester Gasal 2016/2017

Berikut kami sampaikan Pengumuman Pendaftaran Ujian untuk Semester Gasal 2016/2017 sebagai berikut:

Pengumuman bisa didownload DISINI

Dipublikasi di Pengumuman | Tinggalkan Komentar

Penerapan Metode Discovery Learning Berbasis Lesson Study Terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Siswa Kelas X AK 3 SMKN 2 Blitar

Wulansari, Gesti. 2016. Penerapan Metode Discovery Learning Berbasis Lesson Study Terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Siswa Kelas X AK 3 SMKN 2 Blitar. Skripsi, Jurusan Akuntansi Program Studi Pendidikan Akuntansi, FE. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Suparti, M.P., (II) Ika Putri Larasati, S.E., Mcom.

Kata kunci: Metode Discovery Learning, Lesson Study, Motivasi belajar, Hasil belajar siswa.

Karakter siswa di dalam proses pembelajaran bersifat heterogen dan tidak dapat disamaratakan. Pembelajaran menggunakan Discovery Learning lebih efektif untuk diimplementasikan dalam kelas yang heterogen karena dapat menimbulkan suasana belajar yang kondusif, yaitu siswa saling berinteraksi dengan siswa lain dalam proses pembelajaran untuk membangun sendiri pengetahuan yang ada, mencari pembuktian, dan dikemukakan di depan kelas.
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendiskripsikan bagaimana implementasi metode discovery learning berbasis lesson study mampu meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X Ak 3 SMK Negeri 2 Blitar sebanyak 36 siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif karena menunjukkan karakteristik pemaknaan yang terjadi di dalam proses pembelajaran, baik yang terkait dengan kondisi awal pembelajaran maupun yang terjadi setelah diterapankan tindakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), karena dalam penelitian ini dilakukan secara sistematis reflektif terhadap tindakan yang dilakukan oleh pendidik, mulai dari perencanaan sampai dengan penilaian terhadap tindakan nyata di dalam kelas yang berupa kegiatan belajar mengajar untuk memperbaiki kondisi pembelajaran di kelas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode discovery learning berbasis lesson study meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Peningkatan motivasi siswa terlihat saat analisa respon siswa pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I, motivasi belajar siswa mencapai prosentase 47% dengan kriteria penilaian tidak baik, sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan motivasi belajar siswa yang mencapai 70% dengan kriteria penilaian baik. Peningkatan aktivitas belajar siswa di kelas menunjukkan ada peningkatan motivasi belajar siswa. Hasil belajar siswa dapat diketahui melalui tes evaluasi siklus I dan siklus II. Pada siklus I, jumlah siswa yang mencapai ketuntasan sejumlah 19 siswa, sedangkan yang belum tuntas sejumlah 17 siswa. Prosentase ketuntasan belajar klasikal siswa 53% yang berarti ketuntasan belajar siswa dalam kategori sedang. Pada pelaksanaan tes evaluasi pada siklus II, diketahui siswa yang mencapai ketuntasan 36 siswa. Prosentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 100% yang berarti ketuntasan belajar siswa dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, maka dapat disimpulkan bahwa implementasi metode discovery learning dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa kelas X Ak 3 SMKN 2 Blitar.

Dipublikasi di Abstrak | Tinggalkan Komentar

Pengaruh Current Ratio, Return on Assets, dan Kepemilikan Saham Publik Terhadap Kinerja Lingkungan pada Perusahaan Manufaktur

Maulida, Fusvilla Ayu. 2016. Pengaruh Current Ratio, Return on Assets, dan Kepemilikan Saham Publik Terhadap Kinerja Lingkungan pada Perusahaan Manufaktur. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I): Dr. H. Cipto Wardoyo, S.E., M.Pd., M. Si., Ak, CA Pembimbing (II): Dr. H. Tuhardjo, S.E., M.Si., Ak.

Kata Kunci: Rasio Lancar, Pengembalian Aset, Kepemilikan Saham Publik, dan Kinerja Lingkungan

Sebagian besar perusahaan untuk dapat bertahan dalam persaingan dianggap hanya mementingkan keuntungan sebesar-besarnya tanpa menghiraukan dampak lingkungan yang diakibatkan dari kegiatan usahanya. Namun, seharusnya perusahaan tidak hanya dituntut memperoleh keuntungan dari usahanya tetapi juga harus memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan hidup. Dalam teori ligitimasi dan teori agensi manajer dituntut untuk memenuhi kepentingan stakeholder dengan mengungkapkan kinerja lingkungan dan pengungkapan lingkungan serta tanggung jawab yang baik, sehingga aktivitas perusahaan dapat diterima masyarakat.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2012-2014. Sampel dalam penelitian ini adalah 33 perusahaan manufaktur yang dipilih dengan purposive sampling method. Data penelitian ini adalah data kuantitatif dan berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan pada Bursa Efek Indonesia periode 2012-2014 dan ICMD 2013-2015.
Hasil penelitian ini adalah: 1) tidak terdapat pengaruh positif CR terhadap kinerja lingkungan sehingga semakin besar atau kecil CR perusahaan tidak mempengaruhi kinerja lingkungan perusahaan. 2) terdapat pengaruh positif ROA terhadap kinerja lingkungan sehingga ketika ROA naik maka kinerja lingkungan perusahaan akan naik, begitu juga sebaliknya. 3) tidak terdapat pengaruh positif kepemilikan saham publik terhadap kinerja lingkungan sehingga semakin besar atau kecil kepemilikan saham publik pada perusahaan tidak mempengaruhi kinerja lingkungan perusahaan. Keterbatasan penelitian ini adalah terdapat beberapa data perusahaan yang kurang lengkap, yaitu sebagian besar perusahaan tidak mencantumkan penyisihan untuk biaya lingkungan pada laporan keuangannya secara jelas. Saran bagi pihak perusahaan sebaiknya tidak hanya berfokus pada kinerja keuangan perusahaan, tetapi juga harus memperhatikan kinerja lingkungan dan melakukan pengungkapan tanggung jawab lingkungan. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menambah variabel bebas lain yang mempengaruhi kinerja lingkungan perusahaan, misalnya leverage.

Dipublikasi di Abstrak | Tinggalkan Komentar

Pengaruh Leverage dan Return On Asset (ROA) Terhadap Manajemen Laba (Studipada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI tahun 2011-2014)

Wibowo, Arief Rahman Hakim Sunu. 2015. Pengaruh Leverage dan Return On Asset (ROA) Terhadap Manajemen Laba (Studipada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI tahun 2011-2014). Skripsi, JurusanAkuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Sawitri Dwi Prastiti, S.E., M.Si., Ak. (II) Dr. Cipto Wardoyo, S.E., M.Pd, M.Si. Ak.

Kata Kunci: Leverage, Return On Asset (ROA), Manajemen Laba

Laporan keuangan menghasilkan informasi yang digunakan untuk pengambilan keputusan oleh pihak internal maupun eksternal. Namun, penggunaan laporan keuangan seringkali terpusat pada informasi laba tanpa memperhatikan prosedur yang digunakan untuk menghasilkan informasi laba. Hal tersebut mendorong manajemen untuk melakukan manajemen laba dengan menggunakan teknik-teknik akuntansi dalam mempengaruhi laba selama beberapa periode waktu tertentu. Terkait issue terkini tentang PSAK 16, terdapat kelemahan yang sengaja dimanfaatkan oleh perusahaan untuk melakukan praktik manajemen laba melalui rasio ROA dan Leverage. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ROA dan Leverage terhadap manajemen laba.
Populasi penelitian ini adalah perusahaan di sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2011-2014. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan terpilih 54 perusahaan. Metode pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi data sekunder yang bersumber dari website BEI. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan prasyarat uji asumsi klasik dan uji hipotesis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Artinya, semakin besar tingkat Leverage, maka tidak membuat probabilitas untuk melakukan manajemen laba semakin besar. Sementara, variabel ROA berpengaruh positif signifikan terhadap manajemen laba. Semakin besar tingkat ROA, maka akan membuat probabilitas untuk melakukan manajemen laba meningkat. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat keterbatasan nilai adjusted R square rendah, ini menunjukkan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen masih sangat kecil. Selain itu, terdapat beberapa data yang memiliki nilai terlalu tinggi dan rendah sehingga perlu dihilangkan agar data menjadi normal. Oleh karena itu disarankan peneliti selanjutnya, dapat memasukkan variabel lain, seperti ukuran dan nilai perusahaan. Selain itu, penelitian selanjutnya perlu bersumber tidak hanya pada satu sumber, sehingga data yang diperoleh dapat memberikan informasi secara lengkap.

Dipublikasi di Abstrak | Tinggalkan Komentar