Preaload Image

Departemen Akuntansi FEB UM Berkegiatan diSDN 3 Samar Tulungagung Mengemas Belajar dengan Berbagai Games Guna Mewujudkan SDGs

Program Kerja Reguler Semester Antara Tahun 2021/2022 Universitas Negeri Malang (UM) mengakhiri berbagai games yang telah diadakan sejak sehari sebelumnya di SDN 3 Samar, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Hal tersebut dalam rangka melaksanakan program kerja bimbingan belajar (bimbel) di sekolah atau lembaga pendidikan serupa. Bentuk games dipilih, sebab para siswa dinilai akan lebih antusias dan menerima pelajaran yang diberikan dengan baik. Kegiatan ini dikooridinatori oleh Dosen Departemen Akuntansi yaitu Slamet Fauzan, S.Pd., M.Pd.  Kegiatan ini mendukung adanya Sustainable Development Goals (SDGs). TPB/SDGs bertujuan untuk menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan, menjaga keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat, menjaga kualitas lingkungan hidup serta pembangunan yang inklusif dan terlaksananya tata kelola yang mampu menjaga peningkatan kualitas kehidupan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Kegiatan ini mendukung SDGs 4 Pendidikan Berkualitas. Hal ini karena games dapat meningkatkan minat siswa untuk belajar dan memperoleh pendidikan berkualitas.

Games yang diadakan mahasiswa Program Kerja UM meliputi estafet karet, estafet tepung, bisik kata, berebut kursi, dan ranking satu. Estafet karet dinilai dapat melatih kekompakan, kesabaran, dan kerja sama; estafet tepung dinilai dapat melatih kemampuan strategi; bisik kata dinilai dapat melatih ingatan dan menambah kosakata; berebut kursi dinilai dapat melatih kesigapan; serta ranking satu dinilai dapat melatih kecerdasan dan menambah pengetahuan umum para siswa. Semua games tersebut diikuti oleh siswa kelas 1—6. Dua siswa yang unggul atau memenangkan tiap games diberi hadiah. Sebelum games, mahasiswa Program Kerja UM terlebih dahulu mengajak para siswa untuk senam bersama. Selain para siswa, senam tersebut juga diikuti oleh para guru.

Siswa kelas 2, Fania Kurnia Putri, mengaku senang mengikuti games yang dipandu oleh mahasiswa Program Kerja UM. “Seneng banget (main games). Aku paling suka (games yang) estafet karet,” katanya pada Selasa (21/6). Di antara siswa lain, Fania adalah salah satu yang terlihat antusias dan banyak berinteraksi dengan mahasiswa Program Kerja UM.

Sementara itu, guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SDN 3 Samar, Chandra Adi Swandana, menilai bahwa konsep bermain sambil belajar yang dibawa oleh mahasiswa Program Kerja UM sudah baik. “Sudah baik, karena tujuan utamanya itu anak-anak belajar segi kekompakan. Terus yang paling penting juga, anak-anak itu senang, bekerja sama, saling menghargai, sportif … tapi ada sisi pendidikannya juga. Jadi tetap belajar, tapi dengan riang gembira,” ujar Chandra Ketika diwawancara pada Selasa (21/6). Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa games pernah diadakan oleh sekolah, tetapi kurang variatif dan hanya diadakan saat perayaan hari besar tertentu, seperti hari Kemerdekaan Indonesia dan hari Guru.

Berbagai games yang diadakan mahasiswa Program Kerja UM dipastikan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar formal di sekolah, sebab diadakan tepat setelah ujian akhir semester. Sehingga, mahasiswa Program Kerja UM dalam hal ini juga membantu para guru agar dapat fokus mengoreksi hasil ujian dan menyiapkan pembagian rapot yang akan diadakan Sabtu mendatang (25/6). Selain itu, para siswa juga memiliki kegiatan yang jelas sembari menunggu rapot dibagikan.

Translate »
Skip to toolbar