Pengembangan Perangkat Pembelajaran Akuntansi Pada Mata Pelajaran Akuntansi Perusahaan Jasa untuk Siswa Kelas X di SMK

Puri, Deffi Yuni Adi. 2017. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Akuntansi Pada Mata Pelajaran Akuntansi Perusahaan Jasa untuk Siswa Kelas X di SMK. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Sulastri, S.Pd.,M.SA.

Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran, Akuntansi, hasil belajar

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran akuntansi pada mata pelajaran akuntansi perusahaan jasa yang layak digunakan pada proses pembelajaran dan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMK PGRI 2 Bojonegoro pada kelas x akuntansi. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Prosedur pengembangan media diadaptasi dari model Borg & Gall (2013) dengan mengambil 10 tahapan, yaitu 1) Potensi dan Masalah, 2) Pengumpulan Data, 3) Desain Produk, 4) Validasi Desain, 5) Revisi Desain Produk, 6) Uji Coba Produk, 7) Revisi Produk, 8) Uji Coba Lapangan, 9) Revisi Produk, 10) Produk Akhir. Validasi dilakukan oleh ahli yakni, ahli materi, ahli perangkat dan ahli media serta respon peserta didik. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini adalah angket. Data yang diperoleh dari angket kemudian dianalisis secara deskriptif kualitataif dan kuantitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kelayakan perangkat pembelajaran akuntansi berdasarkan penilalaian dari: 1) Ahli materi memperoleh nilai presentase kelayakan sebesar 98% yang temasuk dalam kategori Sangat Layak, 2) Ahli Perangkat memperoleh nilai presentase kelayakan sebesar 98% yang temasuk dalam kategori Sangat Layak, 3)Ahli media memperoleh nilai presentase kelayakan sebesar 98% yang temasuk dalam kategori Sangat Layak. Respon peserta didik terhadap media pada uji coba lapangan terbatas menunjukkan respon positif dengan mendapatkan presentase ≥ 65%. Berdasarkan hasil pelaksanaan pre-test dan post-test siswa kelas x pada uji coba lapangan menunjukkan Asym. Sig. sebesar 0,000, yang berarti tingkat signifikansi kurang dari 0,05 sehingga dapat dikatakan terdapat perbedaan hasil pretest dan posttest anatara sebelum dan sesudah penggunaan perangkat pembelajaran akuntansi.

Tulisan ini dipublikasikan di Abstrak. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *