Tata Kelola Dana Zakat pada Lembaga Amil Zakat di Kota Malang

Andriani, Rianingtyas. 2017. Tata Kelola Dana Zakat pada Lembaga Amil Zakat di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M.Si., Ak.

Kata Kunci: Tata Kelola Dana Zakat, Good Governance, Good Governance dalam Islam, Lembaga Amil Zakat.

Kemiskinan adalah masalah utama yang terjadi di negara-negara berkembang, salah satunya di Indonesia. Oleh karena itu, Pemerintah mengupayakan adanya perbaikan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan penduduk yang mayoritas beragama muslim, maka salah satu cara yang dapat dilakukan oleh Pemerintah adalah dengan cara mengoptimalkan pengumpulan zakat, infaq, dan shadaqah. Agar pengumpulan zakat, infaq, dan shadaqah dapat berjalan baik, maka harus dibangun kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan Lembaga Amil Zakat, yaitu dengan pelaksanaan tata kelola yang baik dari lembaga tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dan bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana tata kelola Lembaga Amil Zakat dalam perspektif Good Governance (2) bagaimana tata kelola Lembaga Amil Zakat dalam perspektif Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari wawancara langsung dengan informan. Data yang dianalisis adalah hasil wawancara langsung dengan pihak Lembaga Amil Zakat, yaitu Kepala Pimpinan Lembaga dan Karyawan Keuangan Lembaga.
Setelah dilakukan analisis data, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Lembaga-lembaga Amil Zakat di Kota Malang melakukan tata kelola dengan perspektif Good Governance dengan melaksanakan tiga prinsip, yaitu akuntabilitas, transparansi, dan responsibilitas dan laporannya berdasarkan PSAK No. 109 (2) pihak Lembaga juga melaksanakan tata kelola dengan perspektif Islam yang terdiri dari tiga nilai yang berkesinambungan dengan prinsip-prinsip Good Governance, yaitu shiddiq, amanah, dan tabligh.
Saran yang dapat diberikan berkaitan dengan temuan yang telah diperoleh adalah (1) memperbaiki pelaporan keuangannya, sehingga pencatatan dana yang dilakukan dapat sesuai dengan kaidah yang berlaku, yaitu yang telah ada dalam PSAK No. 109 (2) lebih transparan dalam pelaporan keuangan serta kegiatan yang dilakukan, sehingga masyarakat umum lebih banyak lagi yang percaya dengan keberadaan LAZ di Kota Malang (3) menyampaikan laporan yang dilakukan lembaga terhadap para muzakki dengan lebih detail sehingga dapat membuat para muzakki dapat lebih memahami pengalokasian dana yang mereka amanahkan kepada lembaga.

Tulisan ini dipublikasikan di Abstrak. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *