Pengaruh Ukuran Perusahaan, Likuiditas, dan Tipe Industri terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2012-2014)

Hanifa, Noviana. 2017. Pengaruh Ukuran Perusahaan, Likuiditas, dan Tipe Industri terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2012-2014). Skripsi, Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Dodik Juliardi, S.E., M.M., Ak.

Kata Kunci: Ukuran Perusahaan, Likuiditas, Tipe Industri, dan CSR

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, likuiditas dan tipe industri terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) pada perusahaan manufaktur tahun 2012-2014 dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Ukuran perusahaan diukur dengan ln total aset, likuiditas diukur dengan current ratio, tipe industri diukur dengan variabel dummy yaitu high profile diberi nilai 1 dan low profile diberi nilai 0, dan pengungkapan CSR diukur dari indeks pengungkapan berdasarkan ISO 26000.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2012-2014 berjumlah 142 perusahaan. Total sampel penelitian ini adalah 39 perusahaan, dengan tiga tahun pengamatan. Jadi total sampel yang diteliti yaitu 117 perusahaan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data penelitian menggunakan regresi linear berganda, uji t dan uji koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap pengungkapan CSR. Hasil tersebut dibuktikan dengan nilai ukuran perusahaan yang diproyeksikan dengan Ln total aset pada unstandardized coefficients beta bernilai positif sebesar 6,296 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Likuiditas berpengaruh positif terhadap pengungkapan CSR. Hasil tersebut dibuktikan dengan nilai likuiditas yang diproyeksikan dengan current ratio pada unstandardized coefficients beta bernilai positif sebesar 2,181 dan nilai signifikansi sebesar 0,006. Sedangkan tipe industri juga berpengaruh positif terhadap pengungkapan CSR. Hasil tersebut dibuktikan dengan nilai tipe industri pada unstandardized coefficients beta bernilai positif sebesar 6,790 dan nilai signifikansi sebesar 0,27.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan: (1) Bagi perusahaan diharapkan lebih memperhatikan pengungkapan CSR yang dilakukan karena informasi pengungkapan tanggung jawab sosial akan memberikan nilai tambah bagi perusahaan; (2) Bagi investor diharapkan lebih memperhatikan kinerja keuangan serta kinerja sosial perusahaan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi karena jika perusahaan tidak melaksanakan CSR maka dikhawatirkan akan menimbulkan masalah sosial serta lingkungan sekitar perusahaan dikemudian hari yang dapat merugikan perusahaan dan investor; (3) Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menambah periode pengamatan, menambah variabel lain yang mempengaruhi pengungkapan CSR, misalnya profitabilitas, pertumbuhan perusahaan, dan leverage. Selain itu, sampel yang diteliti tidak terbatas pada perusahaan manufaktur melainkan seluruh perusahaan yang terdaftar di BEI, serta melakukan penelitian CSR dengan metode kualitatif

Tulisan ini dipublikasikan di Abstrak. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *