Proses Penganggaran pada Koperasi (Studi Kasus pada Koperasi Serba Usaha Anugrah Kabupaten Blitar)

Dianza, Rheva Lucky Argha. 2016. Proses Penganggaran pada Koperasi (Studi Kasus pada Koperasi Serba Usaha Anugrah Kabupaten Blitar). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M.Si., Ak. (II) Dr. Sunaryanto, M.Ed.

Kata Kunci: penyusunan anggaran
Penganggaran mempunyai peran penting dalam hal perencanaan, pengendalian, dan sebagai pedoman pelaksanaan pekerjaan, untuk mencapai tujuan bersama. Penyusunan anggaran sangat penting dipelajari sebagai salah satu alat utama yang digunakan dalam sistem pengendalian manajemen. Subjek dalam penelitian ini adalah Koperasi Serba Usaha Anugrah Kabupaten Blitar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses penganggaran pada KSU Anugrah.
Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan studi kasus. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini dengan wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman dengan melakukan analisis data kualitatif secara interaktif dan terus- menerus secara tuntas sehingga datanya jenuh. Aktifitas data ini meliputi: (1) pengumpulan data; (2) reduksi data; (3) display atau penyajian; dan (4) conclusion atau pengambilan kesimpulan.
Hasil penelitian ini diperoleh simpulan sebagai berikut. Pertama, anggaran yang disusun KSU Anugrah meliputi AD/ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga), anggaran tahunan yang terdiri dari RK (Rencana Kerja) dan RAPBK (Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi), serta anggaran keuangan yang terdiri dari anggaran kas, anggaran kewajiban, dan anggaran modal sendiri. Kedua, pengurus yang mempunyai tugas untuk menyusun rancangan anggaran yang akan disahkan pada rapat anggota, yang akan menjadi anggaran resmi koperasi. Ketiga, pengurus hanya menggunakan satu jenis pendekatan penyusunan anggaran yakni pendekatan tradisional atau line item budgeting. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan pengurus terkait dengan penyusunan anggaran.
Berdasarkan temuan tersebut, disarankan kepada pihak pengurus KSU Anugrah untuk meningkatkan pengetahuan tentang penyusunan anggaran. Hal ini dimaksudkan agar pengurus tidak hanya menyusun anggaran menggunakan satu pendekatan saja, akan tetapi agar bisa memilih pendekatan mana yang paling sesuai dan efektif bagi KSU Anugrah.

Tulisan ini dipublikasikan di Abstrak. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *