Penerapan Metode Discovery Learning Berbasis Lesson Study Terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Siswa Kelas X AK 3 SMKN 2 Blitar

Wulansari, Gesti. 2016. Penerapan Metode Discovery Learning Berbasis Lesson Study Terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Siswa Kelas X AK 3 SMKN 2 Blitar. Skripsi, Jurusan Akuntansi Program Studi Pendidikan Akuntansi, FE. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Suparti, M.P., (II) Ika Putri Larasati, S.E., Mcom.

Kata kunci: Metode Discovery Learning, Lesson Study, Motivasi belajar, Hasil belajar siswa.

Karakter siswa di dalam proses pembelajaran bersifat heterogen dan tidak dapat disamaratakan. Pembelajaran menggunakan Discovery Learning lebih efektif untuk diimplementasikan dalam kelas yang heterogen karena dapat menimbulkan suasana belajar yang kondusif, yaitu siswa saling berinteraksi dengan siswa lain dalam proses pembelajaran untuk membangun sendiri pengetahuan yang ada, mencari pembuktian, dan dikemukakan di depan kelas.
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendiskripsikan bagaimana implementasi metode discovery learning berbasis lesson study mampu meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X Ak 3 SMK Negeri 2 Blitar sebanyak 36 siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif karena menunjukkan karakteristik pemaknaan yang terjadi di dalam proses pembelajaran, baik yang terkait dengan kondisi awal pembelajaran maupun yang terjadi setelah diterapankan tindakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), karena dalam penelitian ini dilakukan secara sistematis reflektif terhadap tindakan yang dilakukan oleh pendidik, mulai dari perencanaan sampai dengan penilaian terhadap tindakan nyata di dalam kelas yang berupa kegiatan belajar mengajar untuk memperbaiki kondisi pembelajaran di kelas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode discovery learning berbasis lesson study meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Peningkatan motivasi siswa terlihat saat analisa respon siswa pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I, motivasi belajar siswa mencapai prosentase 47% dengan kriteria penilaian tidak baik, sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan motivasi belajar siswa yang mencapai 70% dengan kriteria penilaian baik. Peningkatan aktivitas belajar siswa di kelas menunjukkan ada peningkatan motivasi belajar siswa. Hasil belajar siswa dapat diketahui melalui tes evaluasi siklus I dan siklus II. Pada siklus I, jumlah siswa yang mencapai ketuntasan sejumlah 19 siswa, sedangkan yang belum tuntas sejumlah 17 siswa. Prosentase ketuntasan belajar klasikal siswa 53% yang berarti ketuntasan belajar siswa dalam kategori sedang. Pada pelaksanaan tes evaluasi pada siklus II, diketahui siswa yang mencapai ketuntasan 36 siswa. Prosentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 100% yang berarti ketuntasan belajar siswa dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, maka dapat disimpulkan bahwa implementasi metode discovery learning dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa kelas X Ak 3 SMKN 2 Blitar.

Tulisan ini dipublikasikan di Abstrak. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *