Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Pembelajaran Kontekstual (Contextual Learning) Bermuatan Pendidikan Karakter pada Mata Pelajaran Akuntansi Perusahaan Manufaktur di SMK Negeri 1 Turen

Wahyuni, Sri. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Pembelajaran Kontekstual (Contextual Learning) Bermuatan Pendidikan Karakter pada Mata Pelajaran Akuntansi Perusahaan Manufaktur di SMK Negeri 1 Turen. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Sulastri, S.Pd., M.SA. (2) Diana Tien Irafahmi, S.Pd, M.Ed.

Kata Kunci: bahan ajar, pembelajaran kontekstual, bermuatan pendidikan karakter.

Perkembangan pendidikan adalah hal yang seharusnya terjadi sejalan dengan perubahan budaya kehidupan. Wujud dari perkembangan ini adalah dengan perbaikan kurikulum yaitu dengan penerapan kurikulum 2013. Dalam kurikulum 2013 pembelajaran yang harus dikembangkan adalah pembelajaran yang diarahkan untuk mendorong siswa mencari tahu bukan hanya memberi tahu yaitu pembelajaran yang aktif dan konstruktif. Oleh sebab itu, pembelajaran harus didesain dengan pendekatan belajar kontekstual. Selain itu pendidikan karakter juga merupakan hal yang penting dalam implementasi kurikulum 2013. Oleh karena itu diperlukan pengembangan bahan ajar berbasis pembelajaran kontekstual bermuatan pendidikan karakter.
Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar berbasis pembelajaran kontekstual bermuatan pendidikan karakter pada mata pelajaran akuntansi perusahaan manufaktur yang layak dan valid untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan yang dilakukan oleh Thiagarajan yakni model 4D yang telah dimodifikasi menjadi 3D yaitu pendefinisian (define), perancangan (desain), dan pengembangan (develop). Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket validasi oleh ahli materi, ahli pengembangan bahan ajar, dan uji pengembangan pada pengguna terbatas. Jenis data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan penilaian bahan ajar ini memperoleh rata-rata sebesar 88,16%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian pengembangan berupa bahan ajar ini sangat valid atau layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Saran dalam penggunaan produk ini diharapkan guru memberikan pendampingan dan bimbingan dalam menyelesaikan tugas observasi pada perusahaan manufaktur di sekitar lingkungan siswa yang berbeda-beda. Hal ini dilakukan agar tercapai persepsi atau kesimpulan yang benar atas tugas yang dikerjakan.

Tulisan ini dipublikasikan di Abstrak. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *