Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Team Game Tournament (TGT) terhadap Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Akuntansi Keuangan Kelas XI AK di SMKN 1 Turen

Bimantara, Chandra. 2016. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Team Game Tournament (TGT) terhadap Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Akuntansi Keuangan Kelas XI AK di SMKN 1 Turen. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sunaryanto, M.Ed. (II) Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M.Si., Ak.

Kata kunci: model team game tournament, hasil belajar, akuntansi

Hasil belajar siswa ditentukan oleh banyak faktor. Salah satu faktornya adalah model pembelajaran yang diterapkan di kelas. Banyak model pembelajaran yang bisa diterapkan untuk memaksimalkan hasil belajar siswa. Salah satunya adalah Team Game Tournament, yaitu model pembelajaran kooperatif yang melibatkan peran siswa secara langsung dalam pembelajaran, bersifat student centered, kompetitif, dan menyenangkan.
Namun dalam praktiknya di SMKN 1 Turen, guru akuntansi masih cenderung menerapkan pembelajaran konvensional. Alasannya adalah model konvensional merupakan model yang paling cocok untuk diterapkan dalam mata pelajaran akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) terhadap hasil belajar pada mata pelajaran akuntansi keuangan di SMK Negeri 1 Turen.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain Quasy Experiment. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI-AK 1 sejumlah 37 orang dan XI-AK 2 sejumlah 35 orang sebagai kelas kontrol dan eksperimen. Teknis pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan tes penguasaan materi. Instrumen penelitian ini adalah pretest dan posttest. Penelitian ini menggunakan analisis uji komparatif.
Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh penerapan model TGT terhadap hasil belajar pada mata pelajaran akuntansi di SMKN 1 Turen (sig = 0,000 lebih kecil dari 0,05). Siswa yang menggunakan model TGT memiliki hasil belajar yang lebih baik daripada siswa yang menggunakan model konvensional.
Saran yang disampaikan penulis bagi peneliti lain yang melakukan penelitian yang serupa hendaknya menggunakan metode penelitian kombinasi, variabel baru, ranah penilaian hasil belajar, dan teknik pengumpulan data sehingga dapat memperluas cangkupan penelitian.

Tulisan ini dipublikasikan di Abstrak. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *