Pengaruh Informasi Arus Kas terhadap Return Saham pada Perusahaan yang Melakukan Stock Split yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2014

Tsani, Faradilla. 2016. Pengaruh Informasi Arus Kas terhadap Return Saham pada Perusahaan yang Melakukan Stock Split yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2014. Skripsi, Jurusan Akuntansi. Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Tuhardjo, S.E., M.Si., Ak., (II) Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M.Si., Ak.

Kata Kunci: Arus Kas dan Return Saham

Laporan arus kas merupakan bagian dari laporan keuangan dan menjadi salah satu sumber informasi yang mendapat perhatian investor sebagai ukuran kinerja perusahaan. Ukuran kinerja akuntansi perusahaan yang menjadi fokus perhatian investor adalah yang mampu menggambarkan kondisi ekonomi dengan baik serta menyediakan sebuah dasar bagi peramalan aliran kas masa depan suatu saham biasa. Return saham merupakan alat yang digunakan untuk mengukur peramalan aliran kas masa depan tersebut.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh arus kas operasi, arus kas investasi, dan arus kas pendanaan terhadap return saham pada perusahaan yang melakukan stock split yang terdaftar di BEI periode 2010-2014. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria yaitu perusahaan yang melakukan stock split pada tahun 2010-2014. Berdasarkan kriteria tersebut, maka terpilih sebanyak 44 perusahaan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik parametrik Analisis Regresi Berganda untuk arus kas terhadap return saham digunakan pada data berdistribusi normal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara arus kas operasi, investasi, dan pendanaan terhadap return saham. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi penelitian ini, seperti: pandangan investor yang lebih melihat dividen sebagai sinyal, jumlah sampel, dan kesalahan metodologis. Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang diajukan kepada peneliti selanjutnya untuk menambah periode dalam pengamatan sehingga dapat menghasilkan data yang lebih valid dan sampel perusahaan lebih baik tidak hanya menggunakan perusahaan yang terdaftar di BEI. Serta memperhatikan variabel lain yang akan berpengaruh juga terhadap return saham perusahaan.

Tulisan ini dipublikasikan di Abstrak. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *