Analisis Kinerja Guru Akuntansi SMA dan SMK Negeri di Kota Malang dalam Lingkup Fase Profesional Kolegial dan Fase Pasca Profesional

Ravelia. 2016. Analisis Kinerja Guru Akuntansi SMA dan SMK Negeri di Kota Malang dalam Lingkup Fase Profesional Kolegial dan Fase Pasca Profesional. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Cipto Wardoyo. S,E., M.Pd, M.Si.Ak, CA, (II) Dr. Sunaryanto, M.Ed.

Kata Kunci: kinerja guru, guru akuntansi, fase profesional,profesional, Malang

Guru merupakan tonggak keberhasilan pendidikan, guru yang baik akan menghasilkan kualitas pendidikan yang baik pula. Guru yang baik adalah guru yang memiliki profesionalisme yang senantiasa dikembangkan. Terkait dengan profesionalisme guru, terdapat empat fase profesionalise guru yakni fase praprofesional, fase profesional mandiri, fase profesional kolegial dan fase pasca profesional.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fase profesionalisme guru akuntansi di kota Malang dan pengaruh persepsi guru akuntansi tentang fase profesional kolegial dan fase pasca profesional terhadap kinerja guru.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang guru akuntansi dari SMA dan SMK Negeri di Kota Malang.
Hasil penelitian menujukkan bahwa dari 30 orang guru akuntansi terdapat 52% memiliki persepsi baik terhadap fase profesional kolegial dan 48% memiliki persepsi baik pada fase pasca profesional. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa profesionalisme guru akuntansi SMA dan SMK Negeri di kota Malang berada fase profesional kolegial.
Hasil analisis data persepsi guru akuntansi tentang fase profesional kolegial dan fase pasca profesional juga menunjukkan bahwa nilai thitung lebih besar dari ttabel dan nilai signifikansi lebih kecil dari alpha (α) untuk fase profesional kolegial dan nilai thitung lebih besar dari ttabeldan nilai signifikasi lebih kecil alpha (α) untuk fase pasca profesional sehingga dapat disimpulkan bahwa persepsi guru akuntansi tentang fase profesional kolegial dan fase pasca profesional berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru, sehingga jika persepsi guru tentang fase-fase profesional tersebut baik maka kinerja guru juga baik.
Berdasarkan hasil penelitian, hendaknya peneliti dapat melakukan penelitian yang serupa di kota-kota lain dan tidak hanya untuk guru akuntansi saja melainkan juga untuk guru pada mata pelajaran lain agar gambaran mengenai profesionalisme guru dapat lebih luas.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *