Analisis Penentuan Harga Pokok Jasa Pelayanaan Kamar Rawat Inap Menggunaan Sistem Activity Based Costing (Studi Kasus Pada Rumah Sakit Islam Aisyiyah Malang)

Ula, Fitrotul. 2016. Analisis Penentuan Harga Pokok Jasa Pelayanaan Kamar Rawat Inap Menggunaan Sistem Activity Based Costing (Studi Kasus Pada Rumah Sakit Islam Aisyiyah Malang). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eka Ananta Sidharta, S.E., M.M. Ak., CA., (II) Dr. Hj. Puji Handayati, S.E., M.M., Ak., CA., CMA.
Kata Kunci: harga pokok jasa pelayanan kamar rawat inap, activity based cost- ing, distorsi biaya
RSI Aisyiyah Malang dalam penentuan harga pokok jasa pelayanan kamar rawat inapnya masih menggunakan sistem tradisional. Harga pokok yang dihasilkan dari sistem tradisional rentan terhadap beberapa kelemahan, salah satunya dapat mengakibatkan distorsi biaya dalam pengambilan keputusan. Sis- tem ini juga kurang sesuai jika diterapkan saat ini, karena memberikan informasi yang kurang akurat. Kelemahan tersebut dapat diatasi oleh sistem activity based costing. Sistem ini menggunakan lebih banyak cost driver bila dibandingkan dengan sistem pembebanan biaya pada akuntansi biaya tradisional, sehingga pem- bebanan biaya yang dihasilkan lebih akurat.
Penelitian ini bertujuan untuk menilai sistem mana yang lebih efektif dan lebih tepat digunakan, sehingga menimbulkan keakuratan biaya dan memiliki manfaat strategis bagi rumah sakit, khususnya RSI Aisyiyah Malang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif.
Hasil dari penelitian ini yaitu perhitungan harga pokok jasa pelayanan kamar rawat inap oleh RSI Aisyiyah selama ini mengalami distorsi biaya berupa subsidi silang yaitu kelebihan pembebanan pada beberapa kamar dan kekurangan pembebanan pada kamar lainnya. Sistem activity based costing dapat menghasilkan perhitungan harga pokok jasa pelayanan kamar rawat inap yang lebih akurat, karena pembebanan dilakukan berdasarkan aktivitas yang sebenarnya dan sumber daya yang dibebankan ke produk atau jasa menggunakan lebih dari satu cost driver. Keakuratan pembebanan biaya yang dihasilkan oleh sistem activ- ity based costing memberikan kontribusi terhadap keakuratan laba yang dihasilkan serta ketepatan pengambilan keputusan manajemen dan efisiensi biaya rumah sa- kit, sehingga berdampak pada daya saing perusahaan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *