Analisis Perbedaan Kinerja Perusahaan dan Harga Saham Sebelum dan Sesudah Merger dan Akuisisi yang listing BEI tahun 2010-2012

Sari, Regina Permata. 2016. Analisis Perbedaan Kinerja Perusahaan dan Harga Saham Sebelum dan Sesudah Merger dan Akuisisi yang listing BEI tahun 2010-2012. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Sriyani Mentari, S.Pd, M.M (2) Dr. Suparti, M.P

Kata Kunci: Merger, akuisisi, kinerja perusahaan, harga saham

Perkembangan bisnis pada jaman sekarang menuntut perusahaan untuk dapat mengembangkan perusahaanya secara cepat. Salah satu cara yang digunakan perusahaan untuk mengembangkan perusahaan adalah dengan melalukan merger dan akuisisi. Merger dan akuisisi dipercaya dapat menambah kualitas dan dapat memberikan sinergi perusahaan
Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan kinerja keuangan tiga tahun sebelum dan tiga tahun sesudah merger dan akuisisi pada perusahaan yang terdaftar di BEI. Kinerja perusahaan diukur dengan menggunakan rasio-rasio keuangan yaitu: Debt to Equity Ratio, Return on Assets, Total Assets Turnover, Current Ratio. Juga bertujuan menganalisis perbedaan harga saham 5 hari sebelum dan 5 sesudah setelah terjadinya merger dan akuisisi. Penelitian ini juga meneliti perbedaan kinerja perusahaan dan harga saham antara perusahaan yang memiliki perusahaan target bermasalah dan tidak bermasalah.
Perusahaan yang menjadi sampel dalam penelitian ini sebanyak 6 perusahaan yang dipilih dengan teknik penarikan sampel purposive samplingdan random sampling dengan jenis pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data skunder dan menganalisa pos-pos yang terdapat dalam laporan keuangan. Sampel-sampel tersebut dianalisis dengan menggunakan uji non-parametrik yaitu uji Wilcoxon dan uji Mann- Whitney U Test dikarenakan penelitian ini menggunakan sampel kecil.

Hasil penelitian ini menunjukan : Debt to Equity Ratio, Return on Assets, Total Assets Turnover, Current Ratio dan harga saham menunjukkan tidak terjadi peningkatan yang signifikan setelah perusahaan melakukan akuisisi dibandingkan dengan sebelum perusahaan melakukan merger dan akuisisi. Sedangkan perbandingan kinerja perusahaan antara perusahaan yang memiliki perusahaan target tidak bermasalah dan perusahaan target bermasalah juga menunjukkan tidak terjadi perbedaan. Sedangkan pada harga saham antara perusahaan yang memiliki perusahaan target yang tidak memiliki masalah dan perusahaan target yang memiliki masalah terdapat perbedaan yang signifikan.