Preaload Image

Bersama Muflih Fathoniawan, Departemen Akuntansi Um Menyelenggarakan Webinar Mental Kebangsaan Guna Sukseskan SDGs 16

Malang- Sabtu, 10 September 2022 Departemen Akuntansi UM menggelar webinar pembinaan mental kebangsaan dengan mengusung tema “Menciptakan dan Memelihara Jiwa Anti Korupsi bagi Mahasiswa”. Kegiatan ini menghadirkan pemateri yang hebat yakni Bapak Muflih Fathoniawan, merupakan seorang penyuluh antikorupsi dari Lembaga Sertifikasi Profesi Komisi Pemberantasan Korupsi (LSP KPK) pada tahun 2019 dan aktif hingga sekarang. Bapak Muflih Fathoniawan juga terferifikasi sebagai Asesor Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sejak tahun 2021 sekaligus aktif melakukan asessmen hingga saat ini untuk skema kompetensi Penyuluh Antikorupsi.

Webinar mental kebangsaan ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) 16 yaitu menjalankan perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang tangguh. SDG’s 16 mempunyai target secara substansial untuk mengurangi korupsi dan penyuapan dalam segala bentuknya. Korupsi merupakan penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara untuk keuntungan pribadi atau orang lain. Penyelenggaraan webinar ini menjadi salah satu cara membangun mental mahasiswa untuk menolak secara tegas tindakan korupsi serta mencetak karakter antikorupsi dan segala bentuk suap sedini mungkin.

Acara webinar yang dihadiri oleh mahasiswa akuntansi Universitas Negeri Malang diselenggarakan secara virtual melalui zoom meeting. Acara tersebut dipandu oleh moderator luar biasa yakni Bapak Rizky Firmansyah, S.E., M.S.A, selaku dosen akuntansi di Universitas Negeri Malang sekaligus pendiri ikatan cendekiawan muda akuntansi. Webinar dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pembacaan CV dari pemateri pertama yakni Bapak Muflih Fathoniawan, beliau seorang PNS di Dirjen Pajak Kementrian Republik Indonesia. Beliau menjelaskan bahwa korupsi dapat terjadi jika ada monopoli kekuasaan yang dipegang oleh seseorang yang memiliki kemerdekaan bertindak atau wewenang yang berlebihan, tanpa ada pertanggungjawaban yang jelas sehingga kita harus bersama-sama menolak tindakan korupsi.

Pada sesi selanjutnya dilakukan sesi tanya jawab oleh peserta webinar, seluruh peserta merasa antusias dengan kegiatan tersebut, banyak dari mereka yang mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang materi yang disampaikan. Bukan hanya pertanyaan melainkan peserta webinar juga dapat memberikan kesan mereka terkait acara tersebut. Salah satu kesan yang disampaikan oleh peserta adalah “Sebagai langkah awal mengatasi tindak korupsi dengan diri kita sendiri yang ngawalinya dengan melalui pendidikan karakter seperti diadakannya seminar kebangsaan ini”.

Penyelenggaraan kegiatan webinar mental kebangsaan diharapkan mampu membentuk karakter antikorupsi di dalam diri mahasiswa, sehingga tidak akan muncul lagi koruptor-koruptor di negara ini. Kita sebagai mahasiswa  menjadi pelopor gerakan menolak korupsi, karena sejatinya korupsi adalah musuh kita bersama.  Kegiatan webinar mental kebangsaan merupakan kegiatan yang dapat dijadikan sebagai pengingat bagi mahasiswa bahwa segala bentuk suap merupakan hal kecil yang nantinya akan melahirkan jiwa korupsi. Seorang mahasiswa harus menolak dengan tegas tindakan korupsi.

Sampai dipenghujung acara webinar kebangsaan yang digelar oleh Departemen Akuntansi FEB UM.Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mensukseskan acara ini. Sampai jumpa di acara webinar berikutnya.

 

 

Translate »
Skip to toolbar