Preaload Image

Ciptakan Inovasi Buku Braille, Mahasiswi Pendidikan Akuntansi Angkatan 2021 Bersama Tim dari Beda Fakultas Lolos Pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2022

Fika Hikmatin Aliyah, mahasiswi S1 Pendidikan Akuntansi Angkatan 2021 bersama keempat rekannya dari Fakultas Sastra, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Ilmu Pendidikan, serta Fakultas Ilmu Keolahragaan berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2022. Tim yang diketuai oleh mahasiswi S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat Bernama Meyralda Dara Adisa mengajukan proposal dengan skema PKM-Kewirausahaan berjudul “GROPE MUSICAL INSTRUMENT BOOK: Inovasi Buku Braille Interaktif Pengenalan dan Pengetahuan Alat Musik Tradisional Nusantara pada Anak Tunanetra”.

Memiliki ketertarikan di dunia kepenulisan, Fika bergabung dan menjadi pengurus di Sub Bidang Lembaga Pengembangan, Penalaran, dan Penelitian Mahasiswa Ekonomi (LP3ME) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang. Karena ketertarikannya tersebut, membuat Fika ingin mencoba untuk mengikuti seleksi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Belum memiliki tim untuk mengajukan proposal dalam seleksi PKM menjadi kendala bagi mahasiswi tersebut. 

Informasi dari PKM Center Universitas Negeri Malang mengenai mahasiswa yang tertarik bergabung dalam PKM 2022 memberikan kesempatan bagi Fika untuk memiliki tim. Setelah mengetahui informasi tersebut, ia segera mencoba menghubungi pihak PKM Center. Seperti yang diungkapkan mahasiswi berhijab tersebut bahwasannya, ia langsung diarahkan untuk bergabung di salah satu tim dari Fakultas Ilmu Keolahragaan.

“Waktu ada info dari PKM Center terkait anggota tim PKM itu, aku coba buat tanya apa bisa gabung. Dari situ kemudian diarahkan ke tim Mbak Meyralda yang kebetulan tengah mencari anggota,” jelas Fika.

Terinspirasi dari drama Korea berjudul “Start Up” yang dimana juga mengangkat teknologi untuk memudahkan para disabilitas Netra (tunanetra), Meyralda dan tim mengajukan proposal berjudul “GROPE MUSICAL INSTRUMENT BOOK: Inovasi Buku Braille Interaktif Pengenalan dan Pengetahuan Alat Musik Tradisional Nusantara pada Anak Tunanetra” untuk mengikuti seleksi di tingkat fakultas, tepatnya di Fakultas Ilmu Keolahragaan. Dengan bimbingan Lucky Radita Alma, S.K.M., M.P.H., proposal tersebut berhasil lolos ke tingkat universitas hingga lolos pendanaan PKM tahun 2022.

Pembagian tugas dan jobdesk yang jelas serta harus tetap ikut andil dalam semua proses mulai dari penyusunan proposal hingga pembuatan produk membuat Fika merasa nyaman bekerja dan bertukar pikiran dalam tim tersebut. Selain itu, tentu ada kendala yang menghambat mereka dalam proses pembuatan produk seperti kendala mencari percetakan cover buku sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan. Namun, hal ini justru membuat Fika dan tim menjadi semakin solid dan semangat untuk segera merealisasikan inovasi buku braille yang mereka gagas tersebut.

“Pembagian tugas dan jobdesknya jelas dan tetap harus ikut andil itu bikin aku nyaman dan tidak merasa menjadi anggota ‘baru’ jadi lebih enjoy. Kendalanya lebih ke sulit cari percetakan cover buku sesuai permintaan kita, jadi kita survey bareng dan alhamdulillah dapat,” jelas Fika.

Dengan adanya inovasi buku braille Grope Musical Instrument Book ini harapannya bisa menjadi media pembelajaran yang efektif dalam pengenalan dan pelestarian alat musik tradisional di Indonesia bagi para disabilitas netra khususnya. Harapan yang sama juga disampaikan koordinator Program Studi S1 Akuntansi, Dr. Makaryanawati, S.E., M.Si., Ak. CA., CSRS. yang dimana inovasi buku braille ini bisa menjadi salah satu media pembelajaran yang efektif bagi para tunanetra dan juga bisa mendapatkan feedback positif dari masyarakat.

“Harapannya pasti semoga inovasi ini bisa jadi media yang efektif bagi para tunanetra untuk mengenai alat musik tradisional Indonesia. Bisa mendapatkan feedback positif dari masyarakat agar lebih semangat menciptakan inovasi-inovasi baru lainnya. Dan ini bisa jadi pemompa semangat bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi menciptakan sesuatu yang baru melalui Program Kreativitas Mahasiswa,” pungkas Bu Makaryanawati.

(Tim Asisten Kreatif Departemen Akuntasi, 2022)

Translate »
Skip to toolbar