Preaload Image

Demi Wujudkan SDGs, Departemen Akuntansi melakukan kunjungan ke Agroeduwisata Jeruk-Jeruk Desa Samar

Agroeduwisata Jeruk-Jeruk merupakan satu dari sekian banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi dikecamatan Pagerwojo. Wisata ini bertempat di Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung dan terletah di lereng gunung. Tempat wisata ini sempat tutup kurang lebih dua tahun akibat adanya pandemi Covid-19 yang menyerang Indonesia belakangan. Tak perlu cemas karena wisata yang menyuguhkan pemandangan indah dan pemandangan kebun jeruk  ini telah dibuka kembali bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri tahun 2022 lalu pada bulan Mei. Agroeduwisata kembali dengan fasilitas-fasilitas baru untuk menambah kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke tempat ini. Kunjungan di Daerah Agroeduwisata Jeruk-Jeruk ini di koordinasi oleh Bapak Slamet Fauzan, S.Pd., M.Pd selaku dosen Akuntansi Universitas Negeri Malang.  Kegiatan ini mendukung adanya Sustainable Development Goals (SDGs). TPB/SDGs bertujuan untuk menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan, menjaga keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat, menjaga kualitas lingkungan hidup serta pembangunan yang inklusif dan terlaksananya tata kelola yang mampu menjaga peningkatan kualitas kehidupan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Kegiatan ini mendukung SDGs 3 kehidupan sehat dan sejahtera, dan SDGs 15 yaitu ekosistem daratan.

Hal pertama yang dilakukan kebanyakan orang ketika masuk ke tempat wisata adalah untuk berfoto, maka dari itu spot foto seperti ini bisa menambah daya tarik wisatawan untuk datang berkunjung. Penambahan fasilitas ini dibantu oleh tim KKN dari Universitas Negeri Malang yang beranggapan bahwa tempat wisata ini kurang memiliki spot foto yang bagus agar bisa menjadi penarik wisatawan. Tim KKN membuat tiga spot foto baru dan membuat sebuah patung ikonik yang menjadi pengenal tempat ini yaitu Jeruk. Spot foto yang pertama merupakan pengenalan tempat yaitu “Agroeduwisata Jeruk-Jeruk” dengan warna dominan emas dan hitam.

dokpri

Spot foto kedua merupakan representasi dari bangunan rumah yang dinamakan “house frame” seperti bingkai dengan bentuk rumah dan pemandangan langit biru yang luas. Sepanjang jalan menuju tempat ini terdapat jalan bebatuan yang tersusun rapi dan hanya menuju spot foto ini, beranggapan bahwa jalan untuk menuju rumah atau menuju pulang itu satu yang terbaik. dominasi warna dari frame rumah ini adalah putih yang menggambarkan kebersihan, serta dihiasi dengan rerumputan hijau disekitarnya.

 

spot foto ketiga adalah rumah pondok kecil dengan kesan hangat dan nyaman. masih dengan latar belakang langit biru yang indah dan pemandangan kehijauan yang asri. dominasi warna dari spot yang satu ini adalah warna coklat dan tekstur alami kayu, membuat penikmatnya seakan berada di rumah.

 

dokpri

patung jeruk yang menjadi ikon unik dari tempat wisata ini dibuat menarik dan warnanya mencolok yaitu oranye sesuai dengan jeruk yang sering ditemui di media. patung ini diletakkan ditengah-tengah tempat wisata agar terlihat dari berbagai sudut tempat wisata. sejauh mata memandang pasti akan terlihat bahwa patung ini ada sebagai ikon dari wisata ini.

keseluruhan fasilitas telah ditambahkan sesuai dengan apa yang diinginkan. dengan ini wisata kembali dibuka untuk umum dan dapat menambah kenyamanan kepada wisatawan yang berkunjung. Untuk itu segera datang ke “Agroeduwisata Jeruk-Jeruk” yang ada di Samar, kecamatan Pagerwojo ini.

 

Translate »
Skip to toolbar