Preaload Image

Inovasi dari Limbah Blotong Tebu, Kolaborasi Mahasiswi Departemen Akuntansi Bersama Tim Berhasil Lolos Pendanaan PKM 2022

Mariatul Kiftiyah dan Nangimatul Masruroh, seorang mahasiswi S1 Pendidikan Akuntansi Angkatan 2021 bersama tim PKM-K yang diketuai oleh Fina Kharisma Musallamah dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) mengajukan proposal di tingkat Fakultas tepatnya di FMIPA. Bersama kedua rekan lainnya dari Fakultas Sastra dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dengan dibimbing oleh dosen bernama Nur ‘Aini Kartikasari, S.Si, M.Sc. proposal tersebut akhirnya berhasil lolos ke tingkat Universitas dan menerima pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2022.

Keikutsertaan Mariatul Kiftiyah atau yang kerap disapa Ria dalam tim Fina ini karena adanya motivasi yang diperolehnya dari kegiatan mentoring yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Berprestasi (IMAPRES) Universitas Negeri Malang pada saat dirinya masih menjadi mahasiswa baru di tahun 2021. Dalam mentoring yang Ria ikuti, terdapat sesi yang menghadirkan mahasiswa dari IMAPRES dengan segudang prestasi yang salah satunya dengan mengikuti kegiatan PKM. Hal tersebutlah yang menjadikan motivasi tersendiri bagi Ria untuk mengikuti kegiatan PKM 2022.

“Dari kegiatan mentoring waktu maba yang diadakan IMAPRES itu ada kating dengan banyak prestasi yang salah satunya dari kegiatan PKM, jadi ingin mengikuti jejak mereka dan kebetulan ada salah satu teman saya yang menjadi perantara antara saya dan Fina akhirnya saya ikut bersama tim Fina.” jelas Ria. 

Ide dalam penyusunan proposal ini tentu tidak begitu saja muncul, melainkan berkaca pada masalah yang ada yaitu melimpahnya limbah pabrik gula dan terbatasnya lahan pembuangan limbah tersebut. Tentu hal ini menjadi latar belakang dalam penyusunan proposal yang Fina dan tim ajukan dan diikutsertakan dalam PKM 2022 di tingkat FMIPA. Proposal berjudul “BLOMA: Kit Media Tanam Kokedama untuk Florikultura Sukulen dari Limbah Blotong Tebu berbasis Nutrien Bentuk Implementasi Zero Waste” ini merupakan inovasi berupa limbah blotong tebu menjadi media tanam yang mengandung nutrisi untuk kesuburan tanaman yang harapannya nanti dapat mengurangi limbah pabrik gula yang semakin menumpuk.

“Pabrik gula itu kan produksinya secara terus menerus, dan kekurangan lahan untuk pembuangan limbah. Jadi, kami membuat inovasi produk agar limbah pabrik gula itu dapat dimanfaatkan. Dari situ, ketua tim kita, Fina mengajak rekan lainnya untuk coba ikut PKM di tingkat FMIPA,” tutur Ria.

Kolaborasi di antara tiga fakultas dengan kepemimpinan Fina Kharisma Musallamah ini tentunya tidak terlepas dari beberapa ide yang terkadang tidak seirama sehingga menimbulkan perdebatan di antaranya. Namun, perdebatan yang terjadi bukan menjadi suatu masalah yang serius karena antar anggota tim segera memusyawarahkan perbedaan ide tersebut bersama-sama untuk mendapatkan jalan tengahnya. 

Sulastri, S.Pd., M.SA. selaku Koordinator Program Studi Pendidikan Akuntansi tentu membawa harapan besar bagi mahasiswinya yang tergabung dalam tim PKM-K yang menggagas inovasi bernama BLOMA tersebut. Beliau mengungkapkan bahwa, hal ini bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa Departemen Akuntansi lainnya untuk berprestasi melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) seperti Mariatul Kiftiyah dan Nangimatul Masruroh.

“Harapannya ini bisa jadi motivasi mahasiswa lainnya untuk berprestasi di PKM di tahun berikutnya yang pada dasarnya PKM ini jadi ajang bergengsi. Selain itu juga semoga inovasi BLOMA yang digagas ini bisa memberikan manfaat sesuai yang diharapkan khususnya bisa mengurangi limbah pabrik gula tersebut,” ungkap dosen yang kerap disapa Bu Lastri tersebut.

(Tim Asisten Kreatif Departemen Akuntasi, 2022)

Translate »
Skip to toolbar