Preaload Image

Kembali Membanggakan Departemen Akuntansi, Kini Yongky dan Rekan Berhasil Menyabet Juara 1 dalam National Economics Paper Competition IMIE FEB UKSW

Yongky Teguh Setiaji seorang mahasiswa Pendidikan Akuntansi 2019 kembali menorehkan Juara 1 dalam National Economics Paper Competition yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Ilmu Ekonomi FEB Universitas Kristen Satya Wacana.

Bersama rekannya dari Fakultas Ilmu Pendidikan, Riko Rahmad Adriansyah yang tergabung dalam Tim Fortune bersama Aulia Herdiani, S.Pd., M.Pd., MS. selaku dosen pembimbing berhasil membawakan judul “GO-UMKM: Program Transformasi Pelaku Bisnis Lokal Konvensional Menuju Bisnis Digital untuk Menyelesaikan Permasalahan SDGs”.

Konsep yang dibawakan pada judul kali ini bisa dibilang sedikit berbeda dari sebelum-sebelumnya. Dengan mengambil sebuah desa percontohan di Tiongkok bernama Desa Taobao, mereka memulai dengan menelusuri masalah yang ada hingga mengembangkan solusi yang sekiranya dapat diterapkan di Indonesia.

“Biasanya membawakan tentang strategi-strategi, sekarang kita coba dengan memperluas konsep yang sekiranya bisa diterapkan di Indonesia dengan mengambil sebuah desa percontohan di Tiongkok namanya desa Taobao.” jelas Yongky.

Kompetisi kali ini dilaksanakan secara online, dari pengumpulan abstrak hingga penyisihan 8 besar yang kemudian menjadi finalis. Di babak 8 ini mereka melawan tim-tim dari Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Kristen Satya Wacana, dan Universitas Borneo Tarakan.

Bersaing dengan tim dari universitas ternama tidak membuat keduanya pesimis dan patah semangat. “Awalnya agak ciut, tapi tidak terlalu deg-degan karena aku berpikir kita sama-sama mahasiswa seperti mereka, berkesempatan sama untuk menang,” jelas Yongky selaku ketua Tim Fortune saat mengetahui lawannya di babak 8 besar.

Menjuarai National Economics Paper Competition (NEPAC) kali ini tidak membuat keduanya berbangga diri, senantiasa bersyukur dan tidak lupa berbagi pengalaman dan pengetahuan selalu ditanamkan oleh keduanya seperti pesan yang disampaikan Riko kepada Yongky sebagai rekan di Tim Fortune.

“Ingat, kita butuh validasi prestasi setelah jadi mapres, sama knowledge jangan lupa agar berkah,” pesan Riko.

 

 

 

 

 

Translate »
Skip to toolbar