Analisis Perbedaan Rasio Kinerja Keuangan Berbasis Cash Toward Accrual (CTA) dan Berbasis Akrual pada Laporan Keuangan dan Dampaknya terhadap Pemkab Bondowoso

Rosita, Reny. 2017. Analisis Perbedaan Rasio Kinerja Keuangan Berbasis Cash Toward Accrual (CTA) dan Berbasis Akrual pada Laporan Keuangan dan Dampaknya terhadap Pemkab Bondowoso. Skripsi. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr. Puji Handayati, S.E, M.M, Ak. CA, C.MA

Kata Kunci : Tata pemerintahan yang baik, CTA, Akrual, kinerja keuangan.

Tata pemerintahan yang baik merupakan salah satu upaya pemerintahan untuk meningkatkan kepercayaan publik dengan membangun suatu pemerintahan yang melakukan transparansi pada laporan keuangannya. Pergantian sistem pencatatan akuntasi berbasis CTA menjadi berbasis akrual pada laporan keuangan pemerintahan dianggap lebih transparan karena pencatatan dicatat dan diakui pada saat terjadinya transaksi ekonomi. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan mengetahui rasio kinerja keuangan antara basis CTA dan basis akrual pada laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bondowoso.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Penelitian ini dilakukan pada laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Sumber data pada penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi. Analisis data yang pakai yaitu perhitungan rasio kinerja keuangan dan uji Wilcoxon .
Hasil dari uji Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai sig. (2-tailed) yaitu 0,021 < 0,05 sehingga Ho ditolak atau terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah menggunakan basis akrual. Untuk rasio kinerja keuangan untuk tahun 2013 dan 2015 dilihat dari rasio efektivitas PAD tergolong efektif, rasio efisiensi keuangan daerah tergolong efisien, ditinjau dari rasio keserasian yaitu masih banyak mengalokasikan belanja operasi dibanding belanja modal. Rasio pertumbuhan menunjukan hasil yang kurang baik dan rasio kemandiran daerah masih tergolong pola instruktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja keuangan lebih baik sesudah penerapan basis akrual karena basis akrual menghasilkan laporan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel. Dan dampak yang dihasilkan dari perubahan basis ini adalah pengelolaan keuangan pemerintah yang lebih komperhensif, transparan dan efisien. Untuk rasio kinerja keuangan sesudah basis akrual menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingan sebelum menggunakan basis akrual.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *