Penerapan Kombinasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share dan Tipe Role Playing untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas X AK 1 SMKN 2 Blitar Tahun Ajaran 2015/2016

Sholekhah, Afiatus. 2016. Penerapan Kombinasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share dan Tipe Role Playing untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas X AK 1 SMKN 2 Blitar Tahun Ajaran 2015/2016. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Diana Tien Irafahmi, S.Pd., M.Ed, (II) Dr. Endang Sri Andayani, S.E., M.Si., Ak

Kata Kunci: Think Pair Share, Role Playing, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar.

Model pembelajaran kooperatif merupakan cara belajar dalam bentuk kelompok yang saling bekerjasama dengan arahan dari guru dan bertanggungjawab dalam kelompoknya untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Think Pair Share merupakan jenis pembelajaran kooperatif yang dirancang dalam bentuk diskusi yang dapat meningkatkan kemampuan berfikir, ketrampilan berkomunikasi siswa dan mendorong partisipasi siswa di dalam kelas.
Role Playing merupakan salah satu tipe dari model pembelajaran kooperatif yang memposisikan siswa seolah-olah menjadi subjek dalam kehidupan nyata dengan tujuan agar siswa lebih mudah untuk memahami materi. Berdasarkan hasil pengataman langsung ditemukan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X AK 1 di SMKN 2 Blitar masih rendah.
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dengan menggunakan dua tipe dari model pembelajaran kooperatif yaitu tipe Think Pair Share dan tipe Role Playing dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X AK 1 SMKN 2 Blitar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek siswa berjumlah 35 siswa.
Pelaksanaan kombinasi model pembelajaran koopertaif tipe think pair share dan tipe role playing terdiri dari empat tahap, yaitu 1) tahap thinking (berpikir secara individu), pairing (diskusi dengan pasangan), discussion (diskusi dengan kelompok besar), share+role playing (berbagi hasil kepada teman 1 kelas dengan bermain peran). Dalam hal ini, peneliti sebagai instrumen utama yaitu sebagai guru model. Data penelitian ini adalah berupa hasil observasi aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung serta hasil belajar siswa untuk ranah kognitif dan afektif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa tes, wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalah siswa kelas X AK 1 di SMKN 2 Blitar dengan karakter pemalu dan kurang aktif dapat diselesaikan dengan menerapkan kombinasi model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan tipe Role Playing dengan langkah sebagai berikut: 1) Mengkondisikan siswa untuk siap sebelum kegiatan pembelajaran dimulai, 2) Memberikan motivasi dan semangat kepada siswa, 3) Memberikan apersepsi, 4) Menjelaskan teknik, tujuan dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan sampai semua siswa memahaminya, 5) Menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan siswa 6) Pada kegiatan pembelajaran berlangsung, siswa diberikan waktu untuk mengamati dan menanya mengenai materi yang dipelajari. Selanjutnya siswa diberikan tugas menggunakan langkah-langkah thinking, pairing, discussion, dan Share+role playing.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *