Penerapan Model Pembelajaran Team Based Learning (TBL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Akuntansi di SMKN 2 Blitar

Manasikana, Arina. 2016. Penerapan Model Pembelajaran Team Based Learning (TBL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Akuntansi di SMKN 2 Blitar. Skripsi. Program Studi S1 Pendidikan Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Diana Tien Irafahmi S. Pd., M. Ed. (II) Bety Nur Achadiah S. Pd., M. Sc.

Kata Kunci: Model Pembelajaran Team Based Learning,Collaborative Learning, Berpikir Kritis, Hasil Belajar Kognitif.

Melalui pendidikan, seseorang mampu menggali dan mengembangkan segala potensi yang ada pada dirinya. Pada siswa SMK keterampilan berpikir kritis sangat diperlukan dalam era global untuk meningkatkan kemampuan bersaing, mengatasi masalah-masalah kehidupan yang semakin kompleks dan menyiapkan siswa menghadapi dunia kerja.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif siswa kelas X akuntansi SMKN 2 Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis PenelitianTindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, angket, dan tes. Sedangkan analisis data meliputi data tindakan penelitian, kemampuan berpikir kritis, dan hasil belajar kognitif siswa. Adapun subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi 1 SMK Negeri 2 Blitar yang berjumlah 35 siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Based Learning dapat meningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dari siklus I ke siklus II. Hasil analisis data kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I mencapai rata-rata 79, pada siklus 1 sebanyak 57% siswa telah mendapatkan nilai di atas SKM. Pada siklus II siswa mencapai rata-rata 84,6. Hasil belajar kognitif siswa pada observasi awal yang didapatkan dari pre-test sebesar 29% meningkat pada siklus 1 sebesar 51% dengan ketuntasan individu sebanyak 18 siswa dari 35 siswa. Hasil ketuntasan pada siklus 2 sebesar 86% dengan ketuntasan individu sebanyak 30 siswa dari 35 siswa.
Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif. Hal ini dikarenakan pada tahapan model pembelajaran Team Based Learning lebih mempersiapkan dengan baik kegiatan pra-persiapan sebelum kelas dimulai dan siswa melakukan diskusi pada tes individu selanjutnya diikuti pemecahan permasalahan secara kelompok.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *