Penerapan Model Problem Based Learning dengan Media KOKAMI Berpanduan Lesson Study untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa Kelas X Akuntansi di SMK Cendika Bangsa Kepanjen

Katera, Hanny. 2016. Penerapan Model Problem Based Learning dengan Media KOKAMI Berpanduan Lesson Study untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa Kelas X Akuntansi di SMK Cendika Bangsa Kepanjen. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Suparti, M.P., (II) Dr. Satia Nur Maharani SE, M.Sa, Ak

Kata kunci: Model Problem Based Learning, Media KOKAMI, Lesson Study, Kemampuan Berpikir Kritis, Hasil Belajar.

Berdasarkan data awal yang didapatkan melalui observasi di kelas X Akuntansi SMK Cendika Bangsa Kepanjen ditemukan permasalahan dalam proses belajar mengajar. Siswa kurang aktif dan juga kurang responsif dalam pembelajaran, dan hasil belajar masih rendah. Dengan penerapan model problem based learning dengan media kokami bisa membimbing siswa untuk aktif, sehingga siswa dapat menemukan konsep materi yang diajarkan.
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilakukan dalam dua siklus. Tiap siklus dalam penelitian ini terdiri dari empat tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi SMK Cendika Bangsa Kepanjen yang berjumlah 22 siswa. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah lembar observasi kegiatan guru, angket motivasi belajar siswa, lembar observasi lesson study dan tes evaluasi hasil belajar siswa. Pelaksanaan model problem based learning terdiri dari lima tahap, yaitu: 1) tahap orientasi siswa pada masalah, 2) tahap mengorganisasi siswa untuk belajar, 3) tahap membimbng penyelidikan secara individu maupun kelompok, 4) tahap mengembangkan dan menyajikan hasil kerja, dan 5) tahap menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
Berdasarkan hasil analisis data pada siklus I motivasi belajar siswa secara klasikal adalah sebesar 72,10% dan pada siklus II persentase perolehan motivasi belajar siswa meningkat menjadi 81,50%. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari tes yang diperoleh sebelum diberi tindakan hanya 40,91% siswa yang nilai di atas KKM yaitu 75. Pada tes evaluasi siklus I hasil belajar siswa mencapai 74,80% dan pada siklus II mencapai 82,30%. Dengan hasil yang tercapai tersebut dapat dinyatakan kriteria keberhasilan tindakan telah tercapai dan dapat disimpulkan bahwa dalam penerapan model probem based learning dengan media KOKAMI berpanduan lesson study dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas X Akuntansi di SMK Cendika Bangsa Kepanjen.
Dari hasil penelitian yang telah didapatkan, maka dapat diajukan beberapa saran salah satunya yaitu bagi guru akuntansi hendaknya menerapkan model pembelajaran problem based learning dengan media KOKAMI berpanduan lesson study secara intensif dan berkelanjutan. Karena dengan penerapan model tersebut terbukti dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dan hasil belajar siswa.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *