Pengaruh Arus Kas Bebas dan Kebijakan Hutang terhadap Kebijakan Dividen Pada Perusahaan Otomotif yang Listing di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2014

Sriutami, Erna. 2016. Pengaruh Arus Kas Bebas dan Kebijakan Hutang terhadap Kebijakan Dividen Pada Perusahaan Otomotif yang Listing di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2014. Skripsi, Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sunaryanto, M. Ed. Pembimbing (2) Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M. Si., Ak,

Kata Kunci: Arus Kas Bebas, Kebijakan Hutang, Kebijakan Dividen.

Pesatnya perkembangan perusahaan otomotif di Indonesia menarik minat investor untuk berinvestasi di sektor otomotif dengan mempertimbangkan kebijakan dividen yang diterapkan perusahaan. Hal ini dikarenakan dalam berinvestasi investor mempunyai tujuan memperoleh tingkat pengembalian atas investasinya berupa dividen. Kebijakan dividen sendiri melibatkan dua pihak yang saling berkepentingan dan bertentangan (agency problem) yakni pemegang saham dengan dividennya dan manajer perusahaan dengan laba ditahannya.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh signifikan arus kas bebas dan kebijakan hutang terhadap kebijakan dividen yang diukur dengan dividend payout ratio pada perusahaan otomotif yang listing di Bursa Efek Indonesa tahun 2010-2014.
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif untuk menguji hubungan antara variabel arus kas bebas dan kebijakan hutang terhadap variabel kebijakan dividen. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling dan diperoleh sebanyak 8 perusahaan otomotif yang terdaftar di BEI tahun 2010-2014. Alat analisis data menggunakan uji asumi klasik dan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Arus kas bebas tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen. (2) Kebijakan hutang berpengaruh negatif terhadap kebijakan dividen. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien determinasi (Adjusted R2) sebesar 0,175 (17,5%) , hal ini mengindikasikan bahwa masih banyak faktor-faktor yang mampu menjelaskan kebijakan dividen perusahaan otomotif di Indonesia.
Penelitian selanjutnya diharapkan dapat dilakukan pengembangan dengan menambah variabel yang berpengaruh terhadap kebijakan dividen seperti profitabilitas, stabilitas dividen, dan pajak serta diharapkan menambah jumlah sampel yang diteliti.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *