Pengaruh Blended Learning Berbantuan LMS Schoology dan Self Regulated Learning Terhadap Hasil Belajar

Dzuliatin, Devi. 2016. Pengaruh Blended Learning Berbantuan LMS Schoology dan Self Regulated Learning Terhadap Hasil Belajar. Skripsi, Prodi Pendidikan Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Diana Tien Irafahmi, S.Pd., M.Ed. (2) Bety Nur Achadiyah, S. Pd., M.Sc.

Kata Kunci: Blended Learning, Schoology, Self Regulated Learning, Hasil Belajar.

Model pembelajaran blended learning menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang lebih efektif dan efisien di era perkembangan teknologi saat ini. Blended learning dimaknai sebagai perpaduan kemajuan teknologi inovatif yang menggabungkan pembelajaran online tanpa mengenyampingkan pembelajaran tatap muka. Blended learning berbantuan LMS Schoology sebagai salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk menyelasaikan permasalahan percepatan materi yang terjadi ketika Praktek Kerja Industri telah selesai dilaksanakan oleh peserta didik SMK. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pertama, pengaruh blended learning berbantuan LMS Schoology terhadap hasil belajar. Kedua untuk menguji adanya pengaruh self regulated learning terhadap perolehan hasil belajar. Ketiga adalah untuk mengetauhi interaksi model pembelajaran dan self regulated learning terhadap hasil belajar.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dalam bentuk eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain faktorial 2 x 2. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Jombang tahun ajaran 2015/2016. Pengumpulan data self regulated learning dengan menggunakan angket yang diberikan kepada peserta didik, sedangkan hasil belajar dengan menggunakan tes berupa soal pilihan ganda dan uraian. Analisis tes menggunakan program ANATES V4, sedangkan teknik analisis data menggunakan uji two way ANOVA dengan bantuan program SPSS Versi 16 for Windows.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang dikenai perlakuan model blended learning berbantuan LMS Schoology dan peserta didik yang dikenai perlakuan model pembelajaran konvensional, terbukti dari nilai signifikansi 0,016 < 0,05. (2) Terdapat perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang memiliki self regulated learning tinggi dan peserta didik yang mempunyai self regulated learning rendah, terbukti dari nilai signifikansi 0,000 < 0,05. (3)Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan self regulated learning terhadap hasil belajar, terbukti nilai signifikansi 0,172 > 0,05. Saran yang dianjurkan oleh peneliti adalah (1) diterapkan di sekolah sebagai alternatif untuk memecahkan persoalan pembelajaran yang membutuhakan jam tambahan guna menyelasaikan materi yang belum tersampaikan, (2) dapat diterapkan dalam pembelajaran guna meningkatkan hasil belajar peserta didik, (3) peserta didik disarankan membuat akun Schoology untuk menyalurkan kegiatan bersosial media dengan hal lebih positif, dan (4) bagi peneliti selanjutnya hendaknya membuat materi yang disampaikan pada kelas online bahasanya lebih komunkatif dan menambahkan video pembelajaran.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *