Pengaruh Economic Value Added (EVA)dan Market Value Added (MVA) pada Perusahaan Automotif yang Listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2011- 2013

Christantri, Arida Ayuniar. 2015. Pengaruh Economic Value Added (EVA)dan Market Value Added (MVA) pada Perusahaan Automotif yang Listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2011- 2013. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Cipto Wardoyo, S.E, M.Pd, M.Si, Ak, CA, (II) Dr. Hj. Endang Sri A, S.E, M.Si, Ak.
Kata Kunci: Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA), return saham

Dalam mengambil keputusan investasi, para investor membutuhkan informasi kinerja keuangan perusahaan. Kinerja keuangan perusahaan adalah prestasi yang dapat dicapai perusahaan yang mencerminkan kondisi keuangan perusahaan pada kurun waktu tertentu. Analisis kinerja keuangan suatu perusahaan digunakan bagi semua pihak yang berkepentingan dalam perusahaan karena pemahaman kinerja keuangan tersebut nantinya akan menjadi tolok ukur untuk mengambil keputusan kedepannya.
Pengukuran kinerja keuangan dapat dilakukan dengan berbagai metode. Secara umum, yang paling banyak digunakan adalah metode analisis rasio keuangan. Metode analisis rasio keuangan tidak memperhatikan biaya modal, sehingga untuk mengatasi kelemahan ini diciptakan metode pengukuran kinerja keuangan dengan menggunakan metode nilai tambah, yaitu nilai tambah ekonomi (EVA) dan metode nilai tambah pasar (MVA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 2011-2013 menggunakan nilai tambah ekonomi (EVA) dan nilai tambah pasar (MVA)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan antara Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA) terhadap return saham. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan automotif yang listing di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2013. Sampel diambil sebanyak 16 data dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan dilakukan dengan teknik dokumentasi. Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi linier berganda.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen, Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) secara parsial berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap return saham pada level of significance lebih dari 5% (masing-masing sebesar 0,434 dan 0,192). Sedangkan secara bersama-sama terbukti berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap return saham pada level lebih dari 5% (0,758).
Disarankan dalam penelitian selanjutnya dapat menambah variabel-variabel lain serta menambah sampel dan waktu periode yang terbaru sehingga diharapkan akan menghasilkan data yang relevan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *