Pengaruh Faktor Keuangan terhadap Peringkat Obligasi pada Bursa Efek Indonesia

Ramadhan, Andi Permata. Pengaruh Faktor Keuangan terhadap Peringkat Obligasi pada Bursa Efek Indonesia. Skripsi, Jurusan Akuntansi FE Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dr. Puji Handayati, S.E., Ak., M.M, (II) Ika Putri Larasati, S.E., Mcom.

Kata kunci: Peringkat Obligasi dan faktor keuangan

Peringkat obligasi merupakan indikator ketepatwaktuan pokok dan bunga obligasi, semakin tinggi peringkat semakin menunjukan bahwa obligasi tersebut terhindar dari risiko default.Selain itu, peringkat obligasi dterbitkan oleh lembaga pemeringat obligasi salah satunya PEFINDO. peringkat obligasi mencerminkan skala risiko dari semua obligasi yang diperdagangkan Adanya peringkat obligasi belum menjamin keamanan dalam investasi pada obligasi. Karena adanya hal tersebut maka perlu ditiliti lebih lanjut aspek-aspek yang digunakan PEFINDO dalam menilai peringkat obligasi. Aspek penilaian obligasi yang dilakukan PEFINDO berdasarkan pada 3 aspek. Aspek kinerja industry,Aspek yang kedua yaitu kinerja keuangan, Aspek non keuangan Tujuan penelitian ini adalah menguji salah satu aspek yang digunakan PEFINDO dalam penilaian, yaitu aspek keuangan. Aspek keuangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan variabel ukuran perusahaan, likuiditas, leverage, growth dan profitabilitas Sampel penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Kriteria sampel dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Total sampel yang diambil adalah 57 obligasi selama tahun 2012-2014.
Hasil Penelitian ini menujukan bahwa hanya ukuran perusahaan yang berpengaruh terhadap peringkat obligasi, ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap peringkat obligasi, yang artinya semakin tinggi ukuran perusahaan maka semakin tinggi pula peringkat obligasi dan sebaliknya, semakin rendah ukuran perusahaan maka semakin rendah pula peringkat obligasi. Sedangkan faktor-faktor lain seperti likuiditas, leverage, growth dan, profitabilitas tidak memiliki pengaruh terhadap peringkat obligasi. Likuiditas tidak memiliki pengaruh karena PEFINDO dalam menilai likuiditas mempergunakan laporan keuangan yang terbaru yang diterbitkan sebelum dilakukannya proses pemeringkatan. Leverage tidak karena perhitungan yaitu rasio utang jangka panjang dimana dalam perhitungan rasio tersebut telah termasuk utang obligasi yang tidak dipisahkan dari perhitungan total utang jangka panjang. Growth tidak memiliki pengaruh terhadap peringkat karena penelitian dilakukan siatuasi pasar dan kondisi negara sedang berada dalam kondisi yang tidak stabil sehingga tidak bias dijadikan patokan. Profitabilitas tidak memiliki pengaruh karena meskipun perusahaan manufaktur memperoleh laba yang tinggi tetapi belum tentu digunakan untuk memenuhi kewajiban keuangan yang terkait dengan obligasi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *