Pengaruh Fixed Asset Intensity, Rasio Leverage, Firm Size dan Growth Terhadap Revaluasi Aset Tetap(Studi pada Perusahaan yang Listing Pada Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2014

Rizaldi, Reza. 2016. “Pengaruh Fixed Asset Intensity, Rasio Leverage, Firm Size dan Growth Terhadap Revaluasi Aset Tetap(Studi pada Perusahaan yang Listing Pada Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2014”. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Eka Ananta Sidharta, S.E., M.M., Ak., CA. Pembimbing (II) Dr. Hj. Puji Handayati, S.E., M.M., Ak. CA, C.MA.

Kata kunci: Fixed Asset Intensity, Rasio Leverage, Firm Size, Growth, Revaluasi Aset Tetap

Revaluasi aset tetap merupakan penilaian kembali aset tetap, yang bertujuan untuk memperoleh nilai fair value aset tetap yang akurat sesuai dengan nilai pasar sekarang. Dewasa ini revaluasi masih jarang dilakukan oleh perusahaan karena adanya pertimbangan-pertimbangan lain seperti mahalnya biaya untuk melakukan revaluasi hingga dari aspek perpajakan. Tetapi revaluasi ini juga mempunyai kelebihan diantaranya seperti perusahaan memperoleh nilai yang riil sesuai dengan kondisi sekarang, perusahaan mendapatkan surplus revaluasi apabila terdapat peningkatan nilai aset tetap akibat revaluasi yang nantinya langsung menambah modal perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan perusahaan untuk melakukan revaluasi aset tetap. Faktor-faktor yang diteliti dalam penelitian ini adalah fixed asset intensity, rasio leverage, firm size dan growth. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu laporan keuangan semua perusahaan yang listing pada bursa efek indonesia (BEI) 2014. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 220 perusahaan diantaranya terdapat 26 perusahaan yang telah melakukan revaluasi aset tetap dan 194 perusahaan yang tidak melakukan revaluasi aset tetap. Sampel berjumlah 220 perusahaan ini didapat melalui pengambilan rumus Slovin.
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan binary logistic regression. Adapun tahapannya meliputi uji goodness of fit, uji overall model fit dan uji signifikansi variabel independen secara individual. Berdasarkann hasil binary logisic regression secara parsial menunjukkan bahwa (1) fixed asset intensity tidak berpengaruh terhadap perusahaan untuk melakukan revaluasi aset tetap, (2) rasio leverage berpengaruh terhadap perusahaan untuk melakukan revaluasi aset tetap (3) firm size tidak berpengaruh terhadap perusahaan untuk melakukan revaluasi aset tetap (4) growth tidak berpengaruh terhadap perusahaan untuk melakukan revaluasi aset tetap.
Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi para investor sebelum melakukan investasi untuk melihat darimanakah besar laba perusahaan dari operasional ataukah berasal dari utang. Bagi perusahaan Sebaiknya perusahaan menjaga kestabilan rasio leverage. Rasio leverage yang tinggi dapat mengakibatkan rendahnya kepercayaan kreditor untuk memberikan pinjaman terhadap perusahaan. Revaluasi dapat menjadi salah satu solusi permasalahan rasio leverage yang tinggi. Bagi penelitian selanjutnya dapat meneliti dengan variabel lain dan menambah sampel tidak hanya menggunakan sampel 1 tahun.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *