Pengaruh Good Corporate Governance dan Ukuran Perusahaan terhadap Manajemen Laba pada Perusahaan Manufaktur yang Listing di Bursa Efek Indonesia

Hidayaturrachman, Luthfiyah. 2016. Pengaruh Good Corporate Governance dan Ukuran Perusahaan terhadap Manajemen Laba pada Perusahaan Manufaktur yang Listing di Bursa Efek Indonesia. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Bambang Sugeng, S.E., M.A., M.M., Ak., (2) Dr. Sunaryanto., M.Ed.

Kata Kunci: good corporate governance, ukuran perusahaan, manajemen laba

Mekanisme good corporate governance muncul karena asumsi dari agency theory yang menyatakan bahwa konflik kepentingan antara agen dan principal perusahaan dapat berdampak pada tindakan manajemen laba. Jensen & Meckling (1976) dalam teori keagenan menyatakan bahwa pihak manajemen perusahaan menyalahgunakan wewenang yang diberikan oleh pihak pemegang saham untuk kepentingan pribadinya. Selain itu, ukuran perusahaan juga dapat mempengaruhi tindakan manajemen laba. Hal ini karena pengelolaan pada perusahaan yang berukuran kecil cenderung dilakukan oleh pemilik perusahaan itu sendiri sehingga tindakan manajemen laba tidak dapat dibatasi. Adanya asimetri informasi yang dimiliki oleh manajer perusahaan memberikan kesempatan bagi pihak manajer untuk memenuhi kebutuhan hidup pribadinya, sehingga hal ini akan berdampak pada tindakan manajemen laba. Penerapan good corporate governance dalam suatu perusahaan diharapkan dapat menjadi alternatif pilihan untuk meredam konflik kepentingan yang berujung pada tindakan manajemen laba.
Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai pengaruh good corporate governance dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba. Mekanisme good corporate governance yang digunakan dalam penelitian ini adalah proporsi dewan komisaris independen, komite audit, proporsi dewan direksi indepeden, dan sekretaris perusahaan. Indikator yang digunakan dalam mengukur tingkat manajemen laba adalah Discretionary Accrual. Sampel penelitian adalah 99 perusahaan manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia, yang dipilih menggunakan purposive sampling selama tahun 2012-2014. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi linier berganda.
Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa semua mekanisme good corporate governance (proporsi dewan komisaris independen, komite audit, proporsi dewan direksi independen, dan sekretaris perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap manajemen laba. Bagi penelitian selanjutnya diharapkan mencari alternatif baru terkait metode penilaian setiap variabel agar mendapatkan hasil yang lebih signifikan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *