Pengaruh Kejujuran, Konformitas, dan Jenis Kelamin terhadap Perilaku Kecurangan Akademik Mahasiswa (Academic Dishonesty) pada Perguruan Tinggi Umum dan Berbasis Agama Di Kota Malang dengan Persepsi Religiusitas sebagai Variabel Moderator

Hasanah, Faridatul. 2016. Pengaruh Kejujuran, Konformitas, dan Jenis Kelamin terhadap Perilaku Kecurangan Akademik Mahasiswa (Academic Dishonesty) pada Perguruan Tinggi Umum dan Berbasis Agama Di Kota Malang dengan Persepsi Religiusitas sebagai Variabel Moderator. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Sriyani Mentari, S.Pd., M.M, (II) Dr. Hj. Endang Sri Andayani, S.E., M.Si. Ak.
Kata Kunci: Kejujuran, Konformitas, Jenis Kelamin, Kecurangan Akademik, Academic Dishonesty, Persepsi Religiusitas
Kecurangan akademik merupakan perilaku ketidakjujuran atau tidak etis dalam bidang akademik yang dilakukan oleh peserta didik untuk mencapai keberhasilan dan menghindari kegagalan. Penelitian ini membahas beberapa faktor penyebab kecurangan akademik yaitu kejujuran, konformitas, jenis kelamin, dan persepsi religiusitas. Kejujuran adalah perilaku yang menunjukkan apa adanya, terbuka, berintegritas, dapat dipercaya, dan tidak curang. Konformitas adalah perubahan perilaku yang sama dengan orang lain yang didorong oleh keinginan diri sendiri. Persepsi religiusitas adalah kepercayaan entitas supranatural yang dapat mempengaruhi tindakan seseorang sesuai dengan kepercayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh kejujuran (X1), konformitas (X2), dan jenis kelamin (X3), terhadap kecurangan akademik (Y) dengan persepsi religiusitas sebagai variabel moderator (Z).
Penelitian ini merupakan penelitian eksplanasi. Populasi penelitian adalah mahasiswa S1 jurusan Akuntansi angkatan 2014 pada perguruan tinggi umum dan berbasis agama di kota Malang sedangkan sampel yang diambil berjumlah 247 mahasiswa. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster proportional random sampling dengan teknik analisis yaitu MRA (Moderated Regression Analysis).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kejujuran, konformitas, dan jenis kelamin berpengaruh terhadap kecurangan akademik dengan tingkat sig masing-masing yaitu 0,000 < 0,05. Selain itu variabel persepsi religiusitas terbukti dapat menjadi pemoderasi antara hubungan variabel kejujuran, konformitas, dan jenis kelamin terhadap kecurangan akademik. Hasil penelitian juga menunjukkan tidak ada perbedaan tingkat kecurangan akademik mahasiswa S1 jurusan Akuntansi antara perguruan tinggi umum dan berbasis agama, dibuktikan dengan mean kedua perguruan tinggi tersebut yaitu 44,16 (sig 0,160) dan 42,56 (sig 0,198). Berdasarkan hasil penelitian disarankan; (1) bagi dosen diharapkan memberikan pemahaman dan sanksi yang tegas kepada mahasiswa yang berbuat curang. (2) bagi mahasiswa agar lebih meningkatkan kejujuran pada diri dan memilih kelompok pertemanan yang baik agar dapat menghindarkan kecurangan akademik (academic dishonesty) dan (3) bagi peneliti selanjutnya hendaknya lebih memperhatikan faktor lain penyebab kecurangan akademik dan menambah teknik pengambilan data dengan wawancara atau observasi mendalam.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *