Pengaruh Kepemilikan Institusional, Ukuran Perusahaan, dan Profitabilitas Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di BEI Periode 2012-2014

Millati, Febrita. 2016. Pengaruh Kepemilikan Institusional, Ukuran Perusahaan, dan Profitabilitas Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di BEI Periode 2012-2014. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Sulastri, S.Pd. M.SA., (II) Ika Putri Larasati, S.E., Mcom

Kata Kunci : Kepemilikan Institusional, Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, pengungkapan Corporate Social Responsibility

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, ukuran perusahaan, dan profitabilitas terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility pada perusahaan pertambangan yang terdaftardi Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2012-2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanasi. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan yang bersumber dari website BEI dan Indonesian Capital Market Directory (ICMD).
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang listed di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2012-2014 yaitu sebanyak 120 perusahaan. Sampel penelitian diambil dengan metode purposive sampling dengan tujuan untuk mendapatkan sampel yang representatif sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 39 perusahaan. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan nilai signifikansi sebesar 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ukuran perusahaan dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR, sedangkan kepemilikan institusional berpengaruh terhadap pengungkapan CSR. Secara simultan kepemilikan institusional, ukuran perusahaan, dan profitabilitas berpengaruh terhadap pengungkapan CSR pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2012-2014. Koefisien determinasi (R2) adalah 0.279, sehingga dapat disimpulkan bahwa 27,9% pengungkapan CSR dipengaruhi oleh kepemilikan institusional, ukuran perusahaan, dan profitabilitas, sedangkan sisanya sebesar 72.1% dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel yang digunakan.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan penelitian selanjutnya untuk menambahkan variabel lain yang diduga memiliki pengaruh lebih besar terhadap pengungkapan CSR dan menambah sumber data berupa data primer perusahaan untuk mendapatkan hasil penelitian yang lebih akurat, memperpanjang periode penelitian serta menambahkan sampel yang mencakup semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia agar hasilnya dapat mencermikan kondisi perusahaan secara umum.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *