Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance, Pengungkapan Corporate Social Responsibility dan Investment Opportunity Set terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur Sektor Food and Beverages yang listing BEI tahun 2013-2014

Hasanah, Nurul. 2016. Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance, Pengungkapan Corporate Social Responsibility dan Investment Opportunity Set terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur Sektor Food and Beverages yang listing BEI tahun 2013-2014. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Satia Nur Maharani, S.E., M.Sa., Ak. (2) Sriyani Mentari, S.Pd, M.M.
Kata Kunci : good corporate governance, corporate social responsibility, investment opportunity set dan nilai perusahaan.
Perkembangan bisnis dewasa ini sangat pesat sehingga perusahaan dituntut untuk mampu bersaing dan bertahan agar bisnisnya dapat tetap hidup. Untuk mampu bertahan, perusahaan membutuhkan mekanisme yang dapat meningkatkan nilai perusahaannya. Good corporate governance (GCG) dipercaya sebagai salah satu mekanisme yang mampu meminimalisir konflik keagenan dalam suatu perusahaan. Dimana, konflik keagenan tersebut merupakan hambatan dalam hal peningkatan nilai perusahaan. Selain pengurangan konflik, perusahaan juga harus membangun citra yang positif kepada investor maupun masyarakat yaitu dengan melakukan corporate social responsibility (CSR). Citra positif suatu perusahaan juga akan terbangun dimata investor apabila perusahaan mampu mengatur set kesempatan investasi (IOS) perusahaannya.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh mekanisme GCG yang diproksikan dengan kepemilikan institusional, proporsi komisaris independen dan komite audit, pengungkapan CSR, dan IOS terhadap nilai perusahaan. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan tahunan dari situs resmi Bursa Efek Indonesia dan situs resmi perusahaan. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor food and beverages yang terdaftar di BEI selama periode 2013-2014 sebanyak 38 firm years. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan analisis data regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua proksi yang digunakan sebagai mekanisme GCG dan pengungkapan CSR tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sedangkan IOS berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Penelitian selanjutnya disarankan agar data yang digunakan dalam mengukur item pengungkapan CSR tidak hanya berdasarkan laporan tahunan namun juga berdasarkan sustainability reporting sehingga data yang diperoleh lebih jelas. Sebaiknya dalam mengukur komisaris independen dan komite audit menggunakan kriteria tertentu misalnya berdasarkan kuaitasnya, seperti usia, gender, latar belakang pendidikan, persentase rapat, dll. sehingga hasil yang diperoleh tidak bersifat umum seperti halnya apabila hanya mengukur menggunakan jumlah.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *