Pengaruh Model Pembelajaran MURDER Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Akuntansi di SMKN 1 PARON

Beauty, Claudia Stevany. 2016. Pengaruh Model Pembelajaran MURDER Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Akuntansi di SMKN 1 PARON. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Sulastri, S.Pd., MSA (II) Ika Putri Larasati, S.E., Mcom

Kata kunci: Model Pembelajaran MURDER, Motivasi Belajar dan Hasil Belajar

Metode pembelajaran dikatakan efektif apabila seorang guru dapat menyampaikan materi sesuai dengan kebutuhan materi yang diajarkan. Model pembelajaran yang menarik dapat membantu siswa menjadi lebih aktif di dalam kelas. Tetapi masih sering dijumpai proses pembelajaran yang masih menggunakan metode konvensional yaitu berupa ceramah sehingga siswa cenderung pasif didalam kelas. Dari permasalahan tersebut, pemilihan model pembelajaran sangat penting diperhatikan bagi seorang guru. Salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan adalah model pembelajaran MURDER. MURDER merupakan salah satu pembelajaran kooperatif yang meliputi mood, understand, recall, digest, expand, review. Dengan adanya model pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa di SMKN 1 PARON.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen kuasi yang dilaksanakan di kelas X AK SMKN 1 Paron tahun pelajaran 2016/2017. Subyek yang diteliti adalah kelas X AK D yang berjumlah 34 siswa ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas X AK B yang berjumlah 33 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah dengan pretest-posttestdan angket. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji T (Independent Samples T-test)
Berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan (1) Pada variabel motivasi belajar terdapat pengaruh motivasi belajar antara kelompok kontrol dan eksperimen. (2) pada variabel hasil belajar terdapat pengaruh hasil belajar antara kelompok kontrol dan eksperimen. Dapat disimpulkan model pembelajaran MURDER berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa.
Saran yang perlu disampaikan dalam penelitian ini adalah (1) bagi guru, model pembelajaran ini dapat dijadikan alternatif model pembelajaran yang menarik minat siswa dalam belajar akuntansi. (2) bagi sekolah, dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolah tersebut. (3) bagi siswa, dapat menimbulkan interaksi yang baik serta membantu siswa lebih mudah memahami materi. (4) bagi peneliti selanjutnya, sebaiknya diberikan kuesioner sebelum dan sesudah diberikan perlakuan agar terlihat jelas perbedaan motivasi belajar siswa.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *