Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Self-Regulated Learning dan Hasil BelajarAkuntansi Siswa Kelas X Akuntansi Di SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto

Irvianti, Ayu Tri. 2016. Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Self-Regulated Learning dan Hasil BelajarAkuntansi Siswa Kelas X Akuntansi Di SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Diana Tien Irafahmi, S.Pd., M.Ed (II) Bety Nur Achadiyah, S.Pd., M.Sc.
Kata Kunci: Model Project Based Learning, Self-Regulated Learning, Hasil Belajar
Model project based learning merupakan salah satu model pada pendekatan saintifik dimana peserta didik bersama kelompok melaksanakan sebuah proyek yang nantinya akan menghasilkan produk karya siswa yang bernilai dan realistik. Melalui model project based learning siswa didorong untuk memiliki kemampuan belajar mandiri yang menggunakan aspek metakognisi, motivasi, dan regulasi diri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model project based learning terhadap self- regulated learning dan hasil belajar akuntansi. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto dengan populasi siswa kelas X AK. Dalam penelitian ini kelas X AK 1 dan X AK 2 merupakan subjek penelitian. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan rancangan penelitian nonequivalent pretest-postest control group design. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji beda menggunakan Independent Sample T-test dan Uji Mann- Whitney.
Penelitian menunjukan bahwa model project based learning tidak berpengaruh terhadap self-regulated learning namun ada pengaruh terhadap hasil belajar akuntansi. Hal menarik pada penelitian ini adalah bahwa hasil belajar lebih cepat ditingkatkan dibanding self- regulated learning. Hal ini dimungkinkan karena perilaku manusia membutuhkan waktu yang lama untuk berubah.
Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar guru menerapkan model project based learning untuk meningkatkan hasil belajar dan memperhatikan proses untuk mendapatkan self-regulated learning, mengingat pentingnya self-regulated learning bagi peserta didik untuk dapat mengatur cara belajar yang efektif dan efisien.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *