Pengaruh Persepsi Siswa tentang Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan Pelaksanaan Program Remedial terhadap Pemahaman Materi melalui Motivasi (Studi Kasus pada siswa kelas X Akuntansi di SMK Islam dan SMK 17 Agustus Batu Mata Pelajaran Siklus Akuntansi Jasa)

Fitriani, Dyah Resti. 2016. Pengaruh Persepsi Siswa tentang Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan Pelaksanaan Program Remedial terhadap Pemahaman Materi melalui Motivasi (Studi Kasus pada siswa kelas X Akuntansi di SMK Islam dan SMK 17 Agustus Batu Mata Pelajaran Siklus Akuntansi Jasa). Skripsi, Program Pendidikan Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.H. Cipto Wardoyo, S.E., M.Pd., M.Si. Ak., CA. (II) Dr. Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si. Ak., CA.

Kata Kunci : persepsi siswa tentang Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), pelaksanaan program remedial, motivasi, pemahaman materi.

Pada umumnya semua siswa ingin memperoleh nilai tuntas, namun pada kenyataannya terdapat siswa yang tidak mencapai KKM. Berawal dari permasalahan tersebut, KKM sebagai patokan mencapai ketuntasan sedangkan program remidial sebagai layanan yang dapat membantu siswa untuk mengatasi kesulitan belajarnya. Persepsi siswa tentang KKM dan pelaksanaan program remidial dapat mempengaruhi motivasi belajarnya. Motivasi akan menentukan usaha siswa dalam belajar, sehingga dapat memahami materi yang dipelajari.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain eksplanatory Research. Populasi penelitian adalah siswa X-AK di SMK Islam dan SMK 17 Agustus Batu yang tidak mencapai KKM mata pelajaran siklus akuntansi jasa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Random sampling, dengan jumlah sampel 104 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner dan tes. Analisis data yang digunakan adalah path analysis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Persepsi siswa tentang KKM berpengaruh positif signifikan terhadap pemahaman materi (sig = 0,003 lebih besar dari 0,05). (2) Pelaksanaan program remedial berpengaruh positif signifikan terhadap pemahaman materi (sig = 0,000 lebih besar dari 0,05).(3) Motivasi berpengaruh positif signifikan terhadap pemahaman materi (sig = 0,001 lebih besar dari 0,05). (4) Persepsi siswa tentang KKM berpengaruh terhadap pemahaman materi melalui motivasi (koefisien tidak langsung sebesar 0,065). (5) Pelaksanaan program remedial berpengaruh terhadap pemahaman materi melalui motivasi (koefisien tidak langsung sebesar 0,117). (6) Persepsi siswa tentang KKM berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi (sig = 0,016 lebih besar dari 0,05). (6) Pelaksanaan program remedial berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi (sig = 0,000 lebih besar dari 0,05).

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *