Preaload Image

Peningkatan Pemahaman Pemerintah Desa Duwet Krajan tentang Pentingnya Sistem Pengendalian Internal dan Bahaya Fraud Demi Mewujudkan SDGs 16

Kelompok Pengabdian Departemen Akuntansi FEB Universitas Negeri Malang 2021/2022 telah melaksanakan program kerja yang ditujukan untuk perangkat desa di Desa Duwet Krajan. Program kerja tersebut bertajuk “Sosialisasi Pentingnya Sistem Pengendalian Internal dan Bahaya Fraud di Pemerintahan Desa”. Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Sustainable Development Goals (SDGs) adalah pembangunan yang menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan, pembangunan yang menjaga keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat, pembangunan yang menjaga kualitas lingkungan hidup serta pembangunan yang menjamin keadilan dan terlaksananya tata kelola yang mampu menjaga peningkatan kualitas hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya. Program ini fokus pada tujuan ke (16) yaitu “Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh” Program kerja tersebut dikoordinatori oleh Tomy Rizky Izzalqurny, S.E., M.S.A. Dosen Akuntansi FEB UM dan dilaksanakan oleh mahasiswa program studi S1 Akuntansi, yaitu: Gracia Angelina Nawang Wulan, Ahmad Hikami, Intan Dilla Sabilah, Tioryta Grasella Sijabat, Gusti B’tari Artichah, Gita Gloria Christy, Dania Anitsa, Alfi Rosyidah Hamim, Fera Pebriyanti, Ajeng Purbaningrum, Uswatur Rizkiyah, Sayyid Achmad Abdillah, dan Faridah Puteri Permatasari.

Program kerja dilaksanakan dengan dua tahap agar materi pembahasan dapat tersampaikan dan diterima dengan baik. Sosialisasi tahap pertama difokuskan pada pemberian materi tentang dasar-dasar Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) dan Bahaya Fraud di Pemerintah Desa. Sosialisasi tahap kedua akan difokuskan pada diskusi, evaluasi, dan tanya jawab mengenai pelaksanaan birokrasi di Desa Duwet Krajan.

Tahap pertama dilaksanakan pada Kamis (6/1) bertempat di kediaman Kepala Desa Duwet Krajan. Materi pertama berupa Pentingnya Sistem Pengendalian Internal di Pemerintahan Desa yang disampaikan oleh Bapak Tomy Rizky Izzalqurny, S.E., M.S.A. “Sistem yang baik akan menghasilkan tata kelola dan kinerja yang baik di pemerintah desa.” Terang Pak Tomy saat memberikan materi pada perangkat desa yang hadir. Beliau menyebutkan bahwa pemerintah desa harus menerapkan sistem pengendalian internal yang baik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pemerintah pusat.


Tahap kedua dilaksanakan pada Rabu (12/1) bertempat di Balai Desa Duwet Krajan. Dilihat dari jumlah peserta, sosialisasi pada tahap kedua dihadiri lebih banyak perangkat desa. “Saya rasa penting untuk mengikuti sosialisasi ini karena memperkaya pengetahuan dasar saya agar nantinya dapat melayani masyarakat dengan baik dan benar”. Ucap Pak Dul selaku Kepala Dusun Duwet Krajan saat ditanya mengenai motivasi keikutsertaannya.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Tomy atas materi yang telah disampaikan. Kami para perangkat desa memperoleh ilmu dan bekal untuk nantinya lebih memperbaiki dan mengevaluasi apa yang sudah dikerjakan sebelumnya.” Ucap Pak Mujahidin saat menyampaikan pesan dan kesan mengenai acara sosialisasi.

Translate »
Skip to toolbar