Persepsi Wajib Pajak Atas Penerapan Sistem E-Filing Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Pelaporan SPT Pada KPP Pratama Malang Utara

Tyas, Hayu Pikukuhing. 2016. Persepsi Wajib Pajak Atas Penerapan Sistem E-Filing Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Pelaporan SPT Pada KPP Pratama Malang Utara. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Puji Handayati, S.E, M.M, Ak . CA, C.MA, (II) Sriyani Mentari, S.Pd, M.M.

Kata Kunci: e-filing, persepsi kegunaan dan kemudahan e-filing, kepatuhan wajib pajak.

Indonesia adalah salah satu negara berkembang yang masih giat melakukan pembangunan, baik pembangunan ditingkat pusat maupun daerah. Untuk mewujudkannya, negara Indonesia memerlukan dana atau penerimaan yang cukup besar bagi kas negara, salah satunya dengan pemungutan pajak. Reformasi perpajakan pada tahun 1983 mengubah tata cara pemungutan pajak yang awalnya menggunakan Official Assessment System menjadi Self Assessment System. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih, pemerintah dalam hal ini Direktorat Jendral Pajak menyikapinya dengan melakukan modernisasi perpajakan dengan pelaporan pajak menggunakan E-filing. E-filing diciptakan dengan tujuan untuk memberi kemudahan dan manfaat kepada Wajib Pajak dalam melaporkan pajaknya.

Penelitian ini merupakan studi empiris yang menggunakan teknik Convenience sampling dalam pengumpulan data. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Subjek penelitian ini adalah Wajib Pajak yang terdaftar di KPP Pratama Malang Utara. Analisis data menggunakan SPSS 21.0 for Windows.

Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa semua hipotesis diterima. Hipotesis 1 menunjukkan bahwa kegunaan penggunaan sistem e-filing secara signifikan berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak. Hipotesis 2 menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan sistem e-filing juga secara signifikan berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak. Ada beberapa keterbatasan dalam penelitian ini, yaitu hanya menggunakan 2 variabel indipenden yaitu kegunaan dan kemudahan penggunaan fasilitas e-filing, pada kenyataannya faktor lain juga dapat mempengarui tingkat kepatuhan wajib pajak, tidak hanya kedua faktor tersebut. Bagi peneliti selanjutnya bisa menggunakan teknik lain dalam pengambilan data, atau menggunakan variabel bebas yang lebih bervariasi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *