Preaload Image

Rangkaian 1st NSAFE dan Call for Paper 2022 Sukses Diselenggarakan Oleh Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang

 

Pada tanggal 7 Februari–26 Maret 2022, telah berlangsung kegiatan 1st National Seminar on Accounting, Finance, and Economics dan Call for Paper 2022 yang diselenggarakan oleh Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang. Kegiatan yang biasa disebut dengan NSAFE ini merupakan serangkaian kegiatan seminar nasional dan call for paper yang terdiri dari 11 rangkaian acara dalam satu tahun yang rutin dilaksanakan sejak tahun 2021. Pada rangkaian pertamanya, NSAFE hadir dengan tema “Karakter & Strategi Wirausahawan sebagai Kunci Kebangkitan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19”. Tujuan dilaksanakannya acara ini adalah untuk memberi pengetahuan kepada para peserta, khususnya yang memiliki minat ataupun sudah terjun langsung ke dunia kewirausahaan, terkait karakter apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi seorang wirausahawan dan bagaimana strategi untuk mempertahankan bisnis di era pasca pandemi covid-19. Untuk peserta yang berpartisipasi, sebanyak 180 partisipan dari seluruh Indonesia mengikuti acara puncak di tanggal 26 Maret 2022 melalui aplikasi Zoom dan 50 paper berhasil masuk dalam acara call for paper.

Acara seminar pada sabtu pagi itu dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh kepala Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang, ibu Dr. Satia Nur Maharani, S.E., M.SA., Ak., CSRS.

Selanjutnya dilanjutkan dengan acara utama yaitu penyampaian materi dari 2 narasumber hebat yang ahli di bidang kewirausahaan dan dipandu oleh moderator yaitu salah satu dosen dari departemen akuntansi, ibu Setya Ayu Rahmawati, S.E., M.SA. Narasumber pertama adalah bapak dr. Canggih Sakina Hans, S.H., MBA, seorang wirausahawan sekaligus ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) regional Malang. Narasumber kedua adalah bapak Nanang Suherman, S.Kom., S.Psi, pemilik usaha bisnis Ayam Nelongso yang sudah memiliki 70 outlet di seluruh Indonesia.

Sesi penyampaian materi tersebut dibagi menjadi 2 sesi, yaitu sesi pertama bersama narasumber pertama yang dilanjut dengan sesi tanya jawab dan sesi kedua bersama narasumber kedua yang dilanjut dengan sesi tanya jawab. Acara seminar ditutup dengan pengumuman pemenang best paper dan best presentation dari acara call for paper.

Pada sesi pertama penyampaian materi, bapak Canggih Sakina Hans berkesempatan menyampaikan materi mengenai karakter dan strategi wirausahawan pasca pandemi Covid-19.

Kondisi pandemi yang terjadi sejak tahun 2020 memberikan dampak yang cukup masif di bidang kesehatan, sosial, dan ekonomi. Menurut data BPS, pada tahun 2019, terdapat sebanyak 6,82 juta orang pengangguran dan jumlah ini terus bertambah seiring adanya pandemi. Untuk menghadapi hal ini, Pak Canggih menuturkan bahwa pada era new normal kita harus berani keluar dari zona nyaman dan memasuki survival mode. Survival mode adalah mode di mana kita harus dapat bertahan di tengah krisis dan mulai berlari lagi setelahnya. Beliau menjelaskan bahwa terdapat 5 kunci untuk survive & run, yaitu calm, cash, invest, ecosystem, dan adapt. Menurut Pak Canggih sendiri, entrepreneur dapat diartikan sebagai orang yang memiliki paradigma bahwa masalah adalah peluang dan berani mengambil risiko untuk memberikan solusi bagi permasalahan tersebut dan mendapatkan manfaat/keuntungan dari apa yang dilakukannya. Kemudian untuk bertahan di tengah kompetisi dalam berwirausaha, terdapat tiga kunci yang perlu diterapkan, yaitu mindset, skillset, dan soulset.

Pada sesi kedua penyampaian materi, bapak Nanang Suherman lebih banyak menceritakan pengalamannya dalam berwirausaha.

Menurut beliau bagian terpenting dalam berwirausaha adalah memiliki mindset wirausaha sehingga sekecil apapun usaha bisnis yang kita miliki, kita akan terus berpikir mengenai bagaimana cara mengembangkannya agar usaha bisnis tersebut dapat terus berjalan. Selain itu, beliau juga percaya bahwa keberuntungan itu tidak pernah ada. Dalam hidup ini, yang ada adalah kesempatan yang diambil dan dieksekusi dengan sungguh-sungguh. Tidak ada keberuntungan yang diperoleh apabila kita tidak mengambil tindakan dan bekerja keras. Lalu ketika kesempatan bertemu dengan peluang, maka jadilah keberuntungan. Beliau berpesan bahwa hanya tindakan nyatalah yang dapat mengubah keadaan seseorang. Sesi pak Nanang masih terus berlanjut dengan sesi tanya jawab yang cukup meriah dan beliau banyak menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para peserta yang antusias dengan pengalaman berwirausaha beliau.

Sesi selanjutnya adalah sesi yang ditunggu-tunggu oleh para peserta call for paper, yaitu pengumuman pemenang best paper dan best presentation. Untuk kategori best paper, best paper pertama berhasil diraih oleh Muhammad Abdi Munsyii dan tim dari Universitas Gajah Mada dengan paper yang berjudul “(SAKU) Sistem Akuntansi UMKM: Model Cloud Accounting System Sederhana sebagai Strategi Optimalisasi Pengembangan Desa Preneur”.

Best Paper kedua diraih oleh Feri Yanto dan tim dari Universitas Tanjungpura dengan paper yang berjudul “Strategi Manajemen Perubahan dan Putar Haluan sebagai Benteng Pertahanan Bisnis Pariwisata di Masa Pandemi”.

Best Paper yang ketiga berhasil diraih oleh Theresya Lallo Pasapan dan tim dari Universitas Negeri Malang dengan paper yang berjudul “Analisis Studi Kelayakan Bisnis Keripik Manisan Kulit Jeruk Bali (Pamelo) sebagai Terobosan Recycling Limbah”.

Untuk kategori best presentation diraih oleh Muhammad Abdi Munsyii dan tim dari Universitas Gajah Mada dengan video presentasi yang berjudul “(SAKU) Sistem Akuntansi UMKM: Model Cloud Accounting System Sederhana sebagai Strategi Optimalisasi Pengembangan Desa Preneur”.

Seluruh pemenang akan mendapatkan sertifikat penghargaan dan untuk best paper pertama dan best presentation juga akan mendapat hadiah berupa uang pembinaan. Nantinya, paper yang masuk pada call for paper kali ini akan dipublikasikan di prosiding NSAFE ber-ISSN setelah melalui proses review.

Demikianlah serangkaian acara 1st National Seminar on Accounting, Finance, and Economics dan Call for Paper 2022 yang berhasil diselenggarakan dengan sukses sebagaimana mestinya. Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu dalam kesuksesan acara ini. Terima kasih juga kepada para peserta yang sudah mengikuti serangkaian acara call for paper dan seminar nasional dari awal hingga akhir acara. Dengan diselenggarakannya acara ini, diharapkan mampu memberikan pengetahuan-pengetahuan baru dan melahirkan gagasan penelitian yang lebih beragam. Sampai jumpa di 2nd National Seminar on Accounting, Finance, and Economics dan Call for Paper 2022.

 

Translate »
Skip to toolbar