Preaload Image

Sosialisasi Penguatan Pengelolaan Keuangan BUMDes “Lumbung Strawberry” Desa Pandanrejo dan Penyerahan Kotak Saran guna Mendukung SDGs-Quality Education

Mahasiswa Universitas Negeri Malang yang tergabung dalam kelompok KKN Tematik/MBKM Membangun Desa, melakukan kegiatan di Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji. Kegiatan ini berkolaborasi dengan tim Pengabdian Akuntansi FEB UM pada tahun 2022. Mahasiswa MBKM Membangun Desa terdiri dari 10 mahasiswa dari Jurusan Akuntansi. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan di desa Pandanrejo adalah untuk membantu meningkatkan BUMDes milik Desa Pandanrejo menjadi lebih baik. Lumbung Stroberi menjadi satu-satunya BUMDes yang dikelola oleh Desa Pandanrejo dengan direktur yang bernama Pak Ro. Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari perwujudan SDGs ke 4 yaitu Peningkatan Kualitas Pendidikan dengan memberikan pelatihan ke Komunitas Sosial terkait dengan pengelolaan keuangan BUMDes Lumbung Strawberry di desa Pandanrejo.

Lumbung Stroberi merupakan salah satu objek wisata yang menyediakan wisata petik strawberry, adanya caf, serta menjual beberapa produk olahan strawberry lainnya. Dengan adanya hal tersebut, mahasiswa MBKM Membangun Desa memiliki inisiatif untuk menyelenggarakan Sosialisasi Penguatan Laporan Keuangan BUMDes Lumbung Stroberi. Kemudian Kegiatan ini, berlangsung dari pukul 18.00-20.00 WIB dengan dihadiri oleh Sekretasi BUMDes Lumbung Strawberry yang juga merangkap sebagai Bendahara BUMDes beserta beberapa anggotanya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. 

Tujuan dari adanya kegiatan sosialisasi adalah untuk membantu dalam memberikan edukasi mengenai cara penyusunan laporan keuangan yang baik dan benar pada BUMDes. Sosialisasi Penguatan Pengelolaan Keuangan BUMDes Lumbung Stroberi menggunakan media Microsoft Excel. Materi yang diberikan menyesuaikan dengan kondisi Lumbung Stroberi dan berdasarkan data-data keuangan Lumbung Stroberi. Tahap awal sosialisasi mahasiswa memaparkan kepada para audience pentingnya laporan keuangan bagi suatu organisasi atau pelaku usaha. 

Kemudian dilanjutkan dengan memberikan pelatihan dan pemaran langsung mengenai penyusunan laporan keuangan mulai dari pembuatan akun-akun, penjurnalan, pembuatan buku besar, neraca, hingga terbentuknya laporan keuangan yang terdiri dari laba rugi dan laporan posisi keuangan secara menyeluruh. Oleh karena pelaporan keuangan Lumbung Stroberi dilakukan pada setiap akhir bulan, maka penjelasan pembuatan laporan dilakukan per bulan bukan per tahun. 

Translate »
Skip to toolbar