Preaload Image

Suap.in Dessert Cup, Produk Olahan Susu Kekinian sebagai Wujud Nyata Mendukung SDGs dari Desa Samar Tulungagung

Susu sapi merupakan komoditas utama di Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Sebelum maraknya Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) yang menyerang hewan ternak, ekspor susu sapi dari Desa Samar begitu tinggi dan diandalkan oleh tiap dusun. Kini, PMK membuat produksi dan ekspor susu sapi menurun, serta kualitas susu diragukan oleh konsumen. Kegiatan ini diketuai oleh Bapak Slamet Fauzan, S.Pd., M.Pd selaku Dosen Akuntansi UM. Melihat masalah tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Malang (UM) membuat inovasi produk olahan susu kekinian, yakni dessert cup. Makanan penutup yang diberi merek Suap.in tersebut diproduksi dan dipasarkan dalam kurun waktu satu bulan selama KKN di Desa Samar.  Kegiatan ini mendukung adanya Sustainable Development Goals (SDGs). TPB/SDGs bertujuan untuk menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan, menjaga keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat, menjaga kualitas lingkungan hidup serta pembangunan yang inklusif dan terlaksananya tata kelola yang mampu menjaga peningkatan kualitas kehidupan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Kegiatan ini mendukung SDGs 3 kehidupan sehat dan sejahtera, dan SDGs 8 yaitu pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi.

Berbahan dasar susu sapi murni yang dipastikan kualitasnya, Suap.in Dessert Cup hadir dalam tiga varian rasa, yakni oreo, stroberi, dan taro. Sesuai namanya, varian oreo hadir dengan topping biskuit oreo, sementara varian stroberi dan taro hadir dengan topping biskuit susu. Tiap-tiap varian dilengkapi dengan lapisan biskuit, roti, susu, dan whipped cream yang lembut. Proses pembuatannya sendiri dilakukan secara higienis dengan bahan-bahan yang sehat dan aman.

Nama Suap.in sendiri adalah pelesetan dari kata sapi, mengingat sapi merupakan hewan ternak unggulan dari Desa Samar yang susunya digunakan sebagai bahan baku pembuatan Suap.in Dessert Cup. Sesuai bahan bakunya, Suap.in Dessert Cup menonjolkan rasa manis dan gurih dari susu. Masing-masing cup-nya dijual seharga Rp2.500 dan dipasarkan ke sekolah-sekolah. Hingga artikel ini ditulis, puluhan cup telah terjual di berbagai sekolah karena rasanya yang enak dan harganya yang terjangkau.

Untuk keberlanjutan usaha, mahasiswa KKN UM juga “mewariskan” resep Suap.in Dessert Cup kepada ibu-ibu PKK Desa Samar. Target pasar, yakni anak-anak sekolah, juga telah dirancang dengan baik sehingga usaha dapat dilanjutkan secara maksimal. Harapannya, Suap.in Dessert Cup dapat mengangkat perekonomian warga dengan memaksimalkan SDA (susu) yang melimpah dan membuka lapangan kerja baru. Bukan tidak mungkin jika ke depannya Suap.in Dessert Cup akan mengangkat nama Desa Samar dalam dunia kuliner.

 

Translate »
Skip to toolbar