Preaload Image

Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Duwet Krajan Oleh Tim Pengabdian Membangun Desa Universitas Negeri Malang Demi Mewujudkan SDGs

Program membangun desa duwet krajan yang dibuka pada senin (4/10/21) telah melaksanakan program kerja pertama yaitu upaya peningkatan kesehatan masyarakat desa duwet krajan di masa pandemi covid-19. Program kerja tersebut dilaksanakan secara bertahap dan terbagi menjadi 4 kegiatan utama yaitu bersih desa, pembagian hand sanitizer, senam ceria, dan membantu percepatan vaksinasi.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan bertahap yang bertempat di Balai Desa Duwet Krajan Kec.Tumpang Kab.Malang dan diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat desa. Kegiatan ini dilaksankan oleh Kelompok Pengabdian Membangun Desa MBKM UM (Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka). Kelompok pengabdian tersebut dibina oleh Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Tomy Rizky Izzalqurny, S.E., M.S.A. dengan 13 mahasiswa dari prodi S1 Akuntansi sebagai anggota kelompok (Gracia Angelina Nawang Wulan, Ahmad Hikami, Intan Dilla Sabilah, Tioryta Grasella Sijabat, Gusti B’tari Artichah, Gita Gloria Christy, Dania Anitsa, Alfi Rosyidah Hamim, Fera Pebriyanti, Ajeng Purbaningrum, Uswatur Rizkiyah, Sayyid Achmad Abdillah, Faridah Puteri Permatasari).

Upaya peningkatan Kesehatan Masyarakat Duwet Krajan merupakan program kerja yang dilaksanakan sejalan dengan tujuan Sustainable Development (SDGs) yakni pada poin ke-3 dimana poin tersebut menjelaskan tentang kehidupan sehat dan sejahtera. Program kerja tersebut dilaksanakan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan terutama pada masa pandemi sehingga nantinya akan tercipta masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Sabtu (23/10/2021). Pengabdian Mahasiswa Membangun Desa Universitas Negeri Malang melaksanakan kegiatan bersih desa dengan membersihkan area sekitar balai desa duwet krajan. Kegiatan dilaksanakan secara mandiri oleh kelompok mahasiswa pengabdian membangun desa yang terdiri dari 13 anggota. Semua anggota bahu membahu membersihkan balai desa agar tercipta lingkungan yang bersih dan sehat. Dalam kegiatan ini beberapa anggota mahasiswa terbagi menjadi untuk membersihkan beberapa ruangan di balai desa yang meliputi area depan, area dapur umum, base camp dan kamar mandi. Kegiatan bersih bersih dilakukan mulai dari menyapu bagian dalam dan luar kantor desa,  membersihkan dapur dan kamar mandi, mengelap kaca depan kantor desa serta mengepel lantai. Balai desa sebagai pusat pemerintahan desa menjadi tempat yang sering dikunjungi dan digunakan sebagai pusat kegiatan masyarakat desa. Oleh sebab itu kegiatan bersih bersih ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pencegahan penyebaran covid-19.

Kegiatan selanjutnya adalah pembagian handsanitizer di fasilitas umum desa duwet krajan. Hand sanitizer dibagikan dalam kemasan botol pump 200 ml dan diletakkan di kantor balai desa duwet krajan dan masjid Jami’ Baitul Muttaqin. Adapun tempat tersebut dipilih karena merupakan tempat berkumpulnya masyarakat. Diharapkan kegiatan pembagian hand sanitizer ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari hari.

Minggu (24/10/2021) Rangkaian kegiatan lainnya yaitu senam ceria yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Pengabdian Membangun Desa UM bersama anak anak desa duwet krajan. Senam diiringi oleh irama yang ceria dan enerjik sehingga meningkatkan semangat anak anak dalam mengikuti gerakan senam yang dipandu oleh 3 orang instruktur senam dari mahasiswa. Kegiatan senam dilakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar, melatih gerak otot, menyehatkan jantung serta meningkatkan interaksi sosial diantara anak anak desa duwet krajan. Pandemi yang membatasi ruang gerak dan waktu bermain mereka sering kali berdampak terhadap menurunnya tingkat interaksi sosial yang terjadi, dimana sering kali mereka lebih memilih bermain gadget daripada bermain dengan teman sebaya. Adapun kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan imun anak anak desa duwet krajan melalui senam ceria bersama mahasiswa pengabdian membangun desa Universitas Negeri Malang.

Selain kegiatan senam yang dilaksanakan bersama anak anak desa duwet krajan, Tim pengabdian Membangun Desa Universitas Negeri Malang juga mentargetkan Ibu Ibu PKK untuk ikut serta dalam pelaksanaan kegiatan senam ceria ini. Kegiatan senam dilaksanakan pada Kamis (23/11/21) di balai desa duwet krajan yang dihadiri oleh 30 peserta. Dimana senam dipandu oleh mahasiswa pengabdian dan diikuti oleh seluruh peserta senam.

Kamis (28/10/21) rangkaian kegiatan selanjutnya yang dilaksanakan oleh mahasiswa pengabdian membangun desa universitas negeri malang adalah membantu pelaksanaan program percepatan vaksinasi yang dilaksankan oleh desa duwet krajan yang bekerja sama dengan puskesmas Tumpang. Pelaksanaan vaksinasi dimulai pukul 8.00 — 14.00 WIB bertempat di balai desa duwet krajan dan Rumah kepala desa duwet krajan Bapak Haji Timbang. Vaksin Dosis 1 dipusatkan pelaksanaanya di balai desa sementara vaksin dosis 2 dilaksanakan di Rumah Kepala desa duwet krajan. Masyarakat tampak antusias dan tertib dalam menunggu giliran mereka dalam mendapatkan vaksinasi. Dalam satu hari total sasaran yang divaksin sejumlah 1000 masyarakat duwet krajan dan sekitarnya.

Susiati (Ibu Rumah Tangga/35), Salah satu warga desa duwet krajan yang telah melaksanakan vaksin dosis ke-2 menyampaikan harapan kedepannya setelah pemerataan vaksin di desa duwet krajan kegiatan kembali normal dan segera pulih kembali. Hal ini dikarenakan bu Susisati mengatakan bahwa pekerjaan suami yang sebelumnya adalah penjual bakso di wisata bromo mengalami kendala karena tujuan wisata tersebut masih ditutup dan berdampak terhadap pendapatan keluarga.

Mahsun (Petani/46), juga menimpali harapan yang sama. Dimana harapan semua warga dapat hidup normal kembali dengan tidak ada pembatasan pembatasan lagi.

Program kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswa pengabdian mambangun desa UM diharapkan dapat membantu sedikit lebih banyak mengenai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Duwet Krajan sehingga dapat tercipta lingkungan yang besih dan sehat. Karena dalam situasi pandemim seperti ini dibutuhkan kesadaran dan kekompakan dari segala lapisan masyarakat dalam memutus tali rantai penyebaran Covid-19

 

Translate »
Skip to toolbar